Erupsi Gunung Merapi Dibarengi Kilatan Petir di Tengah Gumpalan Asap, Penjelasan Ilmiahnya....
KRJOGJA.COM | 14/02/2020 14:30
Erupsi Gunung Merapi Dibarengi Kilatan Petir di Tengah Gumpalan Asap, Penjelasan Ilmiahnya....

YOGYA, KRJOGJA.com – Video yang menunjukkan Gunung Merapi tengah erupsi disertai dengan kilatan petir di tengah gumpalan asap letusan beredar di media social. Tak sedikit yang mengira kondisi sekitar Merapi saat erupsi tengah terjadi hujan sehingga terjadi kilatan petir. Namun sebenarnya cuaca di puncak saat erupsi sedang cerah alias sama sekali tak turun hujan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan fenomena bisa diterangkan secara ilmiah. Kejadian alam tersebut sering dinamakan sebagai petir vulkanik.

BACA: Polisi Ajak Emak-emak Cegah Klitih dan Radikalisme

Kepala Subbidang Prediksi Cuaca BMKG Agie Wandala Putra menyebut sambaran petir ini memang kerap terjadi ketika gunung mengalami erupsi. Fenomena ini terjadi karena awan kumulonimbus yang merupakan sarang petir digantikan oleh awan yang disebabkan oleh erupsi.

Awan ini merupakan kepulan uap air, debu, abu, uap air dan partikel vulkanik lain yang menyembur ke angkasa. “Jadi memang itu interaksi awan yang terkondensasi dari partikel letusan. Jadi sangat mungkin terjadi petir,” ungkap Agie Wandala Putra.

Agie menambahkan selain erupsi gunung, awan kumulonimbus dan petir ini juga berbahaya untuk manusia yang ada disekitar daerah tersebut. “Karena sistem petir itu ada beberapa tipe, interaksi awan ke awan, awan ke daratan dan di dalam awan itu sendiri. Kalau dilihat maka petir vulkanik terjadi antara di dalam awan atau dengan daratan,” kata Agie.

Fenomena seperti ini juga pernah terlihat saat Gunung Taal di Filipina mengalami erupsi pertengahan Januari lalu. Kilatan petir saat itu terlihat menyambar di tengah kepulan asal letusan gunung aktif tersebut. (*)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT