Adik Ipar Jokowi Maju Jadi Calon Bupati Gunungkidul
KRJOGJA.COM | 15/01/2020 09:00
Adik Ipar Jokowi Maju Jadi Calon Bupati Gunungkidul
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi saat mengunjungi Pulau Rica, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis 10 Juni 2019. Pulau Rinca beserta Pulau Komodo dan Pulau Padar merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. TEMPO/Subekti.

YOGYA, KRJOGJA.com - Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparja mengakui ada nama Wahyu Purwanto dalam nama-nama yang diajukan ke pusat sebagai bakal calon bupati Gunungkidul di Pilkada 2020. Wahyu sendiri diketahui merupakan adik dari Iriana Joko Widodo yang berarti ipar presiden Jokowi.

Suparja mengungkap nama Wahyu disampaikan ke Nasdem Pusat berpasangan dengan wakil, Bahron Rasyid. Nasdem Gunungkidul memiliki 9 kursi legislatif yang berarti bisa mengajukan sendiri calon bupati-wakil bupati karena masuk dalam syarat 20 persen.

BACA: Flashmob Tari Golek Menak Persiapan Tingalan Jumenengan Dalem

Menurut Suparja, meski berstatus ipar Jokowi namun pihaknya tak lantas membedakan Wahyu dalam bursa bakal calon jalur Nasdem. Ia harus melewati tahapan sama di mana saat ini nama masuk ke DPP Nasdem untuk ditelaah lebih dalam sebelum diputuskan.

“Tidak ada (prioritas) untuk Wahyu, semua kami sampaikan ke pusat. Nantinya akan terpilih jadi calon bukan dari kedekatan A,B atau C tapi faktor survei elektabilitas dan kapabilitas,” ungkapnya, Selasa (14/01/2020).

Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparja (Foto: Harminanto)

Selama ini menurut Suparja sosok Wahyu cukup dikenal di Gunungkidul lantaran sempat menjadi rektor Universitas Gunungkidul dan terbilang sering turun ke masyarakat bersama Bahron. Mayor Sunaryanta salah satu bakal calon lainnya pun menurut Suparja juga kerap turun ke bawah sama halnya dengan Wahyu dan Bahron.

BACA: Pemkab Purworejo Minta Aktivitas Kraton Agung Sejagat Dihentikan

“Kalau dari peringkat, Wahyu dan Bahron punya visi misi yang cocok sesuai kondisi Gunungkidul saat ini. Kami masih menunggu keputusan DPP siapa yang mau diangkat, tapi pertimbangan utama elektabilitas dan kapabilitas melalui lembaga survei. Hasil survei yang aktif dua yakni Wahyu dan kandidat Mayor Sunaryanto, seorang TNI aktif,” ungkapnya. (Fxh)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT