Diperiksa Atas Dugaan Plagiat, Rektor Unnes Laporkan Ketua Senat UGM ke Komnas HAM
KRJOGJA.COM | 20/12/2019 09:00
Diperiksa Atas Dugaan Plagiat, Rektor Unnes Laporkan Ketua Senat UGM ke Komnas HAM
Rektor Universitas Negeri Semarang Fathur Rokhman

SEMARANG,KRJOGJA.com- Alumni UGM yang saat ini menjabat Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengadukan Ketua Senat UGM Prof Dr Hardyanto Soebono keada Komnas HAM di Jakarta beberapa hari lalu.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada pers di Semarang, Rabu (18/12/2019) menyatakan kedatangan dirinya beserta pengacaranya ke Komnas HAM dalam rangka audiensi dengan pimpinan Komnas HAM dan penguatan kerja sama kelembagaan.

BACA: Unnes Tambah 3 Guru Besar

Ia Sekaligus menyampaikan aduan atas pemanggilan yang di terima Rektor Unnes di UGM beberapa waktu lalu dianggap tidak sesuai dengan prosedur hukum yang dilakukan Prof Dr Hardyanto Soebono selaku Ketua Senat UGM.

“Dalam pemanggilannya tidak dijelaskan legal standing atas tuduhan plagiarisme karya ilmiah yang dialamatkan kepada Rektor Unnes. Kami diterima langsung oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM akhir pekan lalu” ujar Rektor Unnes.

Lebih lanjut menurut Rektor Unnes, dirinya menyampaikan ke Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kalau dirinya mendapat perlakuan tidak adil. Sehingga Rektor mengadukan ini untuk mendapat keadilan, karena Rektor memang merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan yaitu tentang fitnah plagiasi. Akibatnya, banyak info pemberitaan yang menyudutkan dirinya dan Rektor merasa berkewajiban menghentikan perbuatan dholim tersebut.

BACA: Unnes adakan Konferensi Internasional

Menurut Rektor, Komnas HAM lewat Ahmad Taufan Damanik menyatakan dugaan harus melalui proses pembuktian sesuai prosedur dan ketentuan. Damanik menyayangkan tuduhan plagiarisme yang tersebar di media, padahal proses pembuktiannya belum selesai.

Menurutnya selama masih dalam proses harusnya bersifat tertutup dan rahasia. Komnas HAM segera mempelajari kasus ini setelah berkas aduan komrehensif disampaikan ke pihak Komnas HAM. (sgi)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT