Menteri Agama Soal ASN Celana Cingkrang dan Cadar, Komisi VIII DPR: Bikin Gaduh
KRJOGJA.COM | 01/11/2019 16:17
Menteri Agama Soal ASN Celana Cingkrang dan Cadar, Komisi VIII DPR: Bikin Gaduh

JAKARTA, KRJOGJA.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menilai pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang menyinggung penggunaan niqab atau cadar dan celana cingkrang telah menimbulkan kegaduhan

Menurutnya, penganut paham radikal tak bisa hanya dilihat atau dinilai dari cara berpakaian saja. "Ada orang pakai celana rapi, (bergaya) milenial bisa juga menembak seperti di New Zealand. Artinya, pernyataan Menag terburu-buru tergesa-gesa dan cenderung bikin gaduh," kata Yandri kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

BACA:Larangan ASN Bercadar Begini Tanggapan Menko PMK

Dia menyatakan bahwa Fachrul tidak perlu membuat aturan terkait dengan cara berpakaian seseorang. Yandri mengatakan, pemeluk agama Islam nantinya akan meminta Menag untuk mengatur cara berpakaian pemeluk agama lain bila larangan tentang cadar dan celana cingkrang jadi dikeluarkan.

"Nanti orang bisa minta pakaian yang lain diatur dan ini akan buat bangsa ini tidak selesai-selesai perdebatannya," kata politikus PAN itu.

Yandri meminta Fachrul fokus mengerjakan tugas pokok dan fungsinya. Misalnya masalah penyelenggaraan ibadah haji dan mencari solusi dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. "Jangan urus celana cingkrang kemudian cadar, bagaimana itu sangat pribadi masalah pakaian," katanya. 

Sebelumnya, Fachrul menyindir masalah busana di instansi pemerintah. Ia berencana melarang pengguna niqab atau cadar untuk masuk ke instansi milik pemerintah. Pelarangan cadar itu akan dikaji dan bakal dituangkan dalam peraturan menteri agama.

Sehari berselang, Fachrul menyinggung penggunaan celana cingkrang bagi PNS. Dia juga menceritakan perihal seorang pejabat BUMN yang tak menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Ati)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT