Gegana Evakuasi 119 Peluru Aktif Jenis FN yang ditemukan di Selokan Yogya
KRJOGJA.COM | 17/10/2019 15:31
Gegana Evakuasi 119 Peluru Aktif Jenis FN yang ditemukan di Selokan Yogya
Ilustrasi Penembakan Polisi. ANTARA FOTO/Ampelsa

YOGYA, KRJOGJA.com - 119 peluru aktif yang diduga jenis FN ditemukan di gorong-gorong saluran air di Jalan Pasar Waru Ngadiwinatan Yogyakarta oleh seorang pekerja, Kamis 17 Oktober 2019 pukul 09.00 WIB tadi. Petugas dari Penjinak Bom Gegana Polda DIY mengevakuasi peluru-peluru tersebut hingga tak bersisa di dalam gorong-gorong. 

Kapolsek Ngampilan AKP Hendro Wahyono mengatakan setelah dilakukan pendalaman peluru-peluru tersebut diduga dari jenis FN dengan kaliber 9 milimeter. Polisi menurut dia masih terus berupaya mengumpulkan bukti untuk mencari siapa yang dengan sengaja membuang di gorong-gorong tersebut. 

BACA: Pekerja Temukan Puluhan Peluru Aktif di Gorong-Gorong, Milik Siapakah?

“FN ini senjata punya otoritas dari saudara kita (TNI), kalau polisi hanya revolver saja. Tapi yang membuang ini kami belum tahu siapa. Pelacakan terus kita lakukan untuk mencari siapa yang membuang,” ungkapnya pada wartawan di lokasi kejadian. 

Polisi mulai mempersempit waktu kejadian antara pukul 22.00 semalam hingga 07.00 WIB pagi tadi. Pasalnya, para pekerja renovasi saluran air tersebut selesai bekerja pukul 22.00 WIB dan mulai kembali bekerja pukul 08.00 WIB tadi pagi. 

“Kami coba cari CCTV di sekitar TKP tapi memang kesulitan tak ditemukan adanya CCTV sampai saat ini. Kita terus upayakan agar tahu siapa yang membuang ini. Dibuangnya sekitar tengah malam hingga pagi tadi karena pekerja selesai kerja pukul 22.00 dan mulai lagi kerja pagi tadi pukul 08.00 WIB,” tandas dia.

Adalah Sujono yang nenemukan ratusan peluru tersebut, seorang pekerja perbaikan saluran air di Jalan Pasar Waru Ngadiwinatan Yogyakarta Kamis (17/10/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Betapa tidak, saat berniat membersihkan material sisa bongkaran saluran, ia menemukan puluhan peluru aktif yang tersebar di gorong-gorong.

“Awalnya saya mau membersihkan sisa material, tapi begitu sampai batas antara saluran terbuka dan gorong-gorong, kok lihat seperti peluru. Saya kira sudah kosong tapi tak pegang kok berat, lha ini aktif. Saya langsung taruh lagi dan lapor warga,” ungkapnya pada KRjogja.com di lokasi kejadian.

Saluran air hujan yang sedang direnovasi menurut Sujono sudah terbuka sejak sekitar 2 minggu silam. Ia dan pekerja lain tak tahu siapa yang membuang peluru-peluru yang menurut dia berjumlah lebih dari 50 selongsong tersebut.

BACA: 'Kanit Serse' Polres Kudus Diciduk Polisi

“Kita semalam lembur sampai jam 22.00 tapi memang di bagian utara, ya tidak tahu kok bisa ada peluru di situ. Tapi saluran air ini sudah terbuka sejak dua minggu ini, kami kerja dua minggu ini,” sambung dia.

Hingga berita ini dipublis polisi masih memasang garis polisi di lokasi penemuan peluru. Polisi menunggu tim identifikasi untuk mengetahui secara detail peluru-peluru tersebut termasuk jenis. (Fxh)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT