Tempat Belajar Musik Gratis di Yogyakarta, Datang ke Sanggar Seni Notoyudan
KRJOGJA.COM | 01/10/2019 20:07
Tempat Belajar Musik Gratis di Yogyakarta, Datang ke Sanggar Seni Notoyudan

YOGYA, KRJOGJA.com - Sanggar Seni Notoyudan bukan sanggar seni biasa, uniknya sanggar seni ini memiliki konsep berbagi ilmu terkait seni musik secara gratis kepada semua siswanya. Berdiri sejak tahun 2017, Sanggar Seni Notoyudan memperingati hari jadinya yang ke-2 bulan ini dengan menampilkan kemampuan para siswanya bermain musik seperti biola, piano, gitar, dan vocal.

Berlokasi di Jl. Notoyudan, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Yogyakarta, tepatnya berada di belakang SD Kanisius Notoyudan, sanggar Notoyudan merupakan sanggar seni yang terbuka untuk umum, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.

BACA: Bedog Art Festival Ajak Kembali ke Alam

“Di era saya, belajar merupakan salah satu hal yang sulit, selain itu mahal. Jadi ketika saya dan teman-teman sdah bisa bermain musik, kami berfikir bahwa berbagi itu tidak harus kaya, tapi tenaga dan ilmupun juga dapat dibagikan kepada oranglain,” ucap Alvon Ditya selaku pendiri Sanggar Seni Notoyudan.

Sanggar Notoyudan membuka pendaftaran hanya setiap enam bulan sekali, dengan mengisi surat pernyataan dan komitmen kehadiran. Kelas yang disediakan di sanggar seni ini, masing-masing jenis musik (gitar, biola, dan piano) terdapat dua kelas. Yang membedakan setiap kelas dibagi menjadi tiga bagian yaitu kelas dasar, kelas lanjut, dan Ansambel dengan total pengajar di sanggar ini sebanyak 7 orang.

Firdaus Permatasari atau lebih dikenal dengan sebutan Firi, satu-satunya pengajar vocal di sanggar ini menyampaikan bahwa sejauh ini memiliki siswa sebanyak 21 anak terdiri dari vocal dasar 13 anak dan vocal lanjut 8 anak dengan durasi latihan masing-masing kelas selama 1 jam.

“Tetap bisa berbagi untuk anak-anak yang membutuhkan dan menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih unggul terutama di bidang musik,” ungkap Firi kepada KRJogja.com.

Jadwal latihan untuk di Sanggar Seni Notoyudan dimulai hari Senin-Sabtu. Untuk kelas dasar dari pukul 16.00 dan dilanjut kelas lanjutan pukul 17.00. Serta terdapat kelas Keroncong yang diadakan setiap hari Sabtu.

Yulia, salah satu wali murid asal Minggiran mengatakan bahwa baru sejak September awal tahun ini Ia mendaftarkan anaknya setelah mendapatkan informasi dari temannya yang telah bergabung. Agar anaknya bisa bermain piano, maka Ia mendaftarkan anaknya di sanggar ini.
 
“Supaya bisa mengiringi sendiri saat bernyanyi, makanya ingin bisa bermain piano,” kata Putri siswa kelas piano di Sanggar Seni Notoyudan. (*)


Penulis:
Amanda Chintyasari Idris dan Rizkya Nur Utami, Komunikasi Penyiaran Islam UMY, Mahasiswa magang Krjogja.com


BERITA TERKAIT