Usaha Sri Mulyani Dapatkan Rekomendasi PDIP di Penjaringan Pilkada 2020 Klaten
KRJOGJA.COM | 27/09/2019 15:45
Usaha Sri Mulyani Dapatkan Rekomendasi PDIP di Penjaringan Pilkada 2020 Klaten

KLATEN, KRJOGJA.com - Sri Mulyani dan Ida Hartono bersaing untuk mendapatkan rekomendasi DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. Keduanya resmi telah mendaftar sebagai calon bupati dari PDIP.

Dari sejumlah pendaftar di PDIP, Ida Hartono paling awal menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia penjaringan, Kamis (26/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Sedangkan Sri Mulyani menyerahkan berkas pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB.

BACA: Pilkada 2020 DPC PDI Perjuangan Klaten Masih Adem Ayem

Ida Hartono, Direktur Kiat Motor, setelah minta doa restu pada kedua orangtuanya, berangkat dari Bengkel Kiat Motor, Ngaran Mlese, Ceper menuju Kantor DPC PDIP. Diantar ayahnya, H Sukiyat dan diiringi ratusan pendukungnya yang mengenakan kaos seragam bergambar Ida Hartono.

Ida Hartono mengemukakan, mantap mencalonkan diri melalui PDIP, setelah mendapat dorongan dari masyarakat dan para tokoh PDIP. “Didorong dari para tokoh dan masyarakat, karena saya kader PDIP sejak 2008. Bapak juga militan PDIP sejak lama,” kata Ida Hartono.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dorongan dari berbagai elemen itu sudah cukup lama, namun ia tidak serta merta menerima. Setelah minta pertimbangan beberapa tokoh, dan juga mendapat restu dari kedua orangtuanya, Ida Hartono semakin mantap untuk maju Pilkada melalui PDIP.

Sri Mulyani, Bupati Klaten yang juga Ketua DPC PDIP Klaten, mengembalikan berkas sekitar pukul 15.00 WIB. Ia didampingi oleh suaminya, Sunarno, dan ratusan pendukungnya. Juga diramaikan dengan kesenian reog, dan jatilan. Penyerahan berkas Sri Mulyani diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan, Agus Riyanto dan anggota. Setelah dilakukan pengecekan, berkas Sri Mulyani dinyatakan lengkap.

Sri Mulyani menjelaskan, sebagai ketua DPC, ia tetap mengikuti prosedur, yakni melalui proses penjaringan sesuai aturan dan mekanisme yang ditetapkan oleh partai. “Saya tetap mengikuti proses seperti calon-calon lainya. Dilakukan pendaftaran secara terbuka dan demokratis, sesuai instruksi dari DPP,” kata Sri Mulyani. (Sit)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT