Teror Pecah Kaca Mobil di Yogyakarta, Korban 6 Mobil: Avanza, Grand Max, Mobilio, Agya, Panther, Innova
KRJOGJA.COM | 18/09/2019 19:07
Teror Pecah Kaca Mobil di Yogyakarta, Korban 6 Mobil: Avanza, Grand Max, Mobilio, Agya, Panther, Innova

SLEMAN, KRJOGJA.com - Aksi teror pecah kaca mobil menyasar wilayah Gamping, Sleman. Enam unit mobil dirusak oleh orang tak dikenal saat diparkir di halaman kos. Seluruh mobil mengalami kerusakan di bagian kaca.

"Mobil yang dipecah kacanya ada enam dari total yang diparkir 13 mobil satu berada di luar halaman kos. Pelaku menyasar mobil yang terparkir sebelah kiri," kata Heri Budi, pengelola kos kepada wartawan di lokasi, Rabu (18/09/2019).

Baca Juga: Berkelahi, Siswa SMP di Grobogan Tewas Oleh Teman Sendiri

Pantauan KRJOGJA.com, ke enam mobil tersebut merupakan mobil bernomor polisi luar Yogyakarta. Dengan jenis masing-masing  mobil yang dirusak adalah Mobil Avanza, Grand Max, Mobilio, Agya, Panther serta Innova.

Kronologis kejadian bermula sekitar pukul 22:30 WIB, pada Selasa (17/09/19) malam. Diceritakannya, mulanya salah seorang tetangga kos melihat dua orang mencurigakan yang tengah mengintai halaman kos di mana mobil - mobil sedang terparkir seperti biasanya. Selanjutnya, tetangga mengetuk rumah kos untuk memberi tahu pihak pengelola.

"Anak saya keluar karena ada yang mengedor-gedor pintu. Ternyata tetangga kos menginfokan ada orang yang mencurigakan dan setelah itu sekitar pukul 23:40 WIB mendengar suara alarm mobil bunyi dan sudah hancur kacanya. Lalu anak bangunin saya," ucap Budi.

Melihat kejadian tersebut, pihaknya langsung memanggil dan meminta bantuan kepada orang yang sedang berjaga pos tak jauh dari kos tersebut. Kemudian menghubungi polsek Gamping, dan disusul polres Sleman. "Olah TKP sampai jam 03:00 WIB oleh pihak kepolisian mulai dari Identifikasi, dan membawa barang bukti kaca yang pecah," tuturnya.

Atas kejadian tersebut, pihak korban tidak ada yang mengalami kerugian selain kaca mobil yang pecah. Belum mengetahu motifnya seperti apa, pihak kepolisian masih mendalaminya.

Baca Juga: Komplotan Pengeroyok Pamen Polri Diringkus

"Hari ini saya akan mengajukan laporan ke Polres Sleman terlebih dahulu agar bisa diproses," katanya. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo, membenarkan kejadian aksi teror pecah kaca mobil tersebut. 

"Hasil lidik olah TKP, tidak ada barang berharga yang diambil, jadi kemungkinan ada motif lain dari pelaku. Sementara kasus ini masih kita lidik," ucap Rudy saat dikonfirmasi wartawan. (Ive)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT