Ritual Tapa Pendem Mbah Supani Bagai Jasad di Alam Kubur
KRJOGJA.COM | 18/09/2019 14:13
Ritual Tapa Pendem Mbah Supani Bagai Jasad di Alam Kubur
Makam tempat mbah Supani melaksanakan ritual tapa pendem. (Foto : Alwi Alaydrus)

PATI, KRJOGJA.com - Ratusan orang mendatangi desa Bendar kecamatan Juwana. Mereka ingin melihat rumah Mbah Supani (63), yang melakukan ritual 'Ngluwang' (tapa pendem). 

Saat berita ini diketik, tubuh mbah Supani sudah  berada di dalam tanah. Dia terbujur berkain kafan, dan berbantal tiga gumpal gendu (tanah bulat) lalu diurug tanah, bagai mayat orang mati.  

BACA: Heboh! Supani Ritual Tapa Pendem di Bulan Suro

Pada liang tanah, dipasang sebuah peralon menjulang keatas. Sehingga di dalam liang masih ada sirkulasi udara. Selain itu, dipasang seutas tali plastik guna mendeteksi keadaan mbah Supani.

"Tapi tidak ada suara adzan dalam prosesi penguburan. Pada posisi ujung kepala dan kaki, diberi tengara patok kayu" ujar Suyono, seorang kerabatnya, Selasa 17 September 2019.

Menurutnya, Mbah Supani atau biasa dipanggil dengan sebutan mbah Pani, akan melakukan ngluwang, selama lima hari kedepan. Tepatnya, pada hari Jumat mendatang, baru bongkar (selesai). Sebelum melakukan Tapa Pendem, sebelumnya Mbah Pani melaksanakan puasa 40 hari. Pihak keluarga, secara bergantian menunggui Mbah Pani, dengan cara mengecek kondisi pada jam ganjil. 

Sebelumnya, Desa Bendar kecamatan Juwana mendadak gempar. Menyusul beredarnya informasi di dunia maya, warganya yang bernama Supani (70), tepat di pertengahan bulan Syuro ini, akan melakukan ritual tapa pendem (bertapa dalam kubur), Senin 16 September 2019.

BACA: 4 Rumah dan Seekor Sapi Jadi 'Korban' Si Jago Merah

Heboh rencana Supani akan melaksanakan ritual tapa pendem, bermula dari unggahan akun facebook Mas Peno Perlengkapan. Diunggah foto Supani, lengkap dengan seperangkat alat galian kubur, 2 nisan (patok) yang dibungkus kain putih. Serta tanah liat sebesar bola. (Cuk)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT