Dua Ruas Tol Segera Masuk DIY: Bawen-Yogya dan Solo-Yogya
KRJOGJA.COM | 18/09/2019 11:24
Dua Ruas Tol Segera Masuk DIY: Bawen-Yogya dan Solo-Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemda DIY telah menindaklanjuti penyampaian dokumen perencanaan dalam rangka penerbitan Izin Penetapan Lokasi (IPL) proyek pembangunan jalan tol di DIY dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) selaku pemrakarsa proyek.

Pengajuan dokumen perencanaan penerbitan Penetapan Lokasi (Penlok) proyek pembangunan tol di DIY itu untuk kebutuhan pengadaan lahan dengan total seluas 212,02 hektare (Ha), dengan rincian untuk Tol Ruas Bawen-Yogyakarta seluas 45 Ha dan Tol Ruas Yogyakarta-Solo seluas 165,02 Ha.

BACA: Pemda Tunggu Permintaan IPL Pembangunan Jalan Tol

Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan, setelah trase proyek tol di DIY disetujui untuk pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta sepanjang 71 kilometer (km) dan Tol Yogyakarta-Solo sepanjang 40,5 km, maka tahapan selanjutnya Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR harus mengajukan permohonan IPL kepada Gubernur DIY.  IPL inilah yang akan menjadi landasan dalam proses pembebasan lahan proyek pembangunan tol yang ada di DIY, khususnya di trase yang telah disepakati untuk Tol Bawen-Yogyakarta dan Yogyakarta-Solo.

"Kami sudah menerima dokumen perencanaan dalam rangka penerbitan Penlok tol di DIY dan sudah disampaikan kepada Gubernur DIY. Selanjutnya kamiakan koordinasikan dan susun administrasinya sambil menunggu pengajuan permohonan penerbitan IPL Gubernur DIY dari pihak pemrakarsa proyek pembangunan tol tersebut, agar bisa memasuki tahapan sosialisasi dan pembebasan lahan,” papar Gatot di Yogyakarta, Minggu (15/9).

Gatot mengungkapkan, penyampaian dokumen perencanaan proyek pembangunan tol di DIY tersebut termasuk penjabaran total kebutuhan tanah yang harus dibebaskan. Kebutuhan pengadaan tanah untuk Tol Ruas Bawen-Yogyakarta seluas 47 Ha berada di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Sleman, yaitu Kecamatan Prambanan, Kalasan, Depok, Ngaglik, Gamping dan Mlati mencakup 14 desa.

BACA: Jalan Tol Diperbanyak, Tapi Merek Lokal di Rest Area Minim

"Kebutuhan pengadaan tanah untuk proyek tol di DIY ini masih perencanaan, total dibutuhkan lahan setidaknya 212,02 Ha. Untuk pembangunan Tol Ruas BawenYogyakarta tidak banyak membebaskan lahan karena dibangun melayang atau elevated di atas Selokan Mataram, sedangkan ruas Yogyakarta-Solo banyak di bawah dan di atas Ringroad sehingga lebih banyak membebaskan lahan,” jelas Gatot. (Ira)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT