Ajal Tak Ke Mana, Gagal Bunuh Diri Meninggal Kena Serangan Jantung
KRJOGJA.COM | 11/09/2019 17:21
Ajal Tak Ke Mana, Gagal Bunuh Diri Meninggal Kena Serangan Jantung

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Upaya Sarkawi (80) mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya sendiri Rabu (11/9/2019) dini tadi gagal. Korban sempat dilarikan ke RSUD Goeteng Tarunadibrata. Tapi setelah 5 jam dirawat di RSUD, warga Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Purbalingga itu meninggal.

"Tapi dari keterangan dokter, korban meninggal karena serangan jantung, bukan akibat luka sayatan di lehernya," kata Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Willy Budiyanto, Rabu (11/9/2019).

BACA: Dosen UGM Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri

Sarkawi mencoba bunuh diri setelah semalaman tidak bisa tidur karena merasa sakit pada bagian matanya setelah menjalani operasi katarak. Pada Rabu dini hari, tetangga korban, Slamet (42) menemukan Sarkawi terkapar berkubang darah tidak jauh dari rumahnya. Disamping korban ditemukan pula parang sepanjang 25 centimeter yang berlumuran darah. Dengan bantuan warga sekitar, isteri korban melarikan Sarkawi ke rumah sakit.

"Hasil pemeriksaan dokter, terdapat sepanjang luka 12 centimeter, lebar 4 centimeter dan dalam 3 centimeter," ujar Willy.

Menurut Willy, dokter rumah sakit berhasil menyelamatkan nyawa Sarkawi dari luka sayat di lehernya. Hanya saja, serangan jantung yang datang kemudian justru menewaskannya.  (Rus)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT