Mengapa Remaja Sering Ganti Pasangan dan Kontak Seksual?
KRJOGJA.COM | 05/09/2019 17:17
Mengapa Remaja Sering Ganti Pasangan dan Kontak Seksual?

SOLO, KRJOGJA.com - Sangat disayangkan para remaja ternyata masih belum memahami terminologi berganti ganti pasangan seksual. Ketika berusia remaja mengaku punya pacar lebih dari satu dan rutin melakukan kontak seksual. Namun tidak memahami apa yang dilakukan sebagai perilaku berganti ganti pasangan.

Dr Hanny SpKk mengungkapkan itu dalam Seminar Nasional ICMI : "Menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa dari Malapetaka Moral pada Perilaku Penyimpangan Seksual Sejenis" di auditorium Muh Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (05/9).

BACA: Untuk Kecerdasan Buatan di Bidang Kesehatan Inggris Alokasikan Anggaran Rp 4 M

Ia menyebutkan di Jakarta banyak remaja yang melakukan kontak seksual sebelum menikah. Apalkah ini lumrah, dr Hanny dengan tegas menyatakan tidak. Tapi itulah kondisi yang ditemukannya. Setiap punya pacar melakukan kontak seksual secara rutin. Dan selama berusia remaja mengaku punya pacar empat orang.

Ketika ditanya apakah berganti ganti pasangan, ia menjawab: "Saya tidak pernah berganti pasangan seksual." Apakah punya pacar empat tidak berganti ganti, dia menjawab tidak. " Jadi berganti pasangan tidal dalam satu periode, tapi dalam beberapa periode," tandas Hanny.

Dari situ dapat diketahui bahwa remaja belum memahami terminologi berganti ganti pasangan seksual. Ini sangat disayangkan. Pemaparan dr Hanny menarik perhatian peserta yang mayoritas mahasiswa.

Pembicara lainnya Prof Dr Aida vitayala, guru besar bidang komunikasi Gender, Dr Sri Astuti Buchori (Wakil Ketua Umum ICMI), Dr Didin Muhafidin,  Bimo Sasongko P.hD, Dr Masnasari (Ketua Komisi perlindungan Anak Republik Indonesia), Dr Herawati Tarigan (Anggota DPR RI). (Qom)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT