Bukan Tanda Sayang, Residivis Kalungi Sopir Taksi Online dengan Pisau
KRJOGJA.COM | 05/09/2019 05:30
Bukan Tanda Sayang, Residivis Kalungi Sopir Taksi Online dengan Pisau

KLATEN, KRJOGJA.com - Pelaku perampokan taksi online IC (37) warga Sawojajar Kedung Kandang Kota Malang Jawa Timur diringkus Polisi setelah sebelumnya diamuk massa. Pelaku ternyata diketahui sebagai residivis yang bari saja keluar dari penjara.

Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi didampingi Kasat Reskrim AKP Dicky Hermansyah mengemukakan usai keluar dari penjara sehari kemudian pelaku merampok sopir Grab, Ismadi (50) warga Banguntapan Bantul di sekitar Terminal Ir Soekarno Klaten, Minggu (18/08/2019) sekitar pukul 20.15 WIB. Malam itu pelaku mengorder Grab mobil Avanza AB-1143-KB berangkat dari Jalan Pramuka Yogyakarta menuju terminal Giwangan.

Baca juga :

Sikat Laptop, Residivis Dibekuk
Residivis Mengaku Polisi, Todong Korban Gunakan Gunting

Saat mobil mendekati terminal Giwangan, pelaku berubah pikiran minta diantar ke Klaten dengan alasan tantenya meninggal dunia. Agar korban mau, pelaku menjanjikan ongkos tambahan Rp 200 ribu dan akhirnya korban mengantar pelaku ke Klaten.

Sampai di terminal Ir Soekarno Klaten sekitar pukul 20.00 WIB pelaku yang duduk di kursi belakang memberi meminta korban untuk menuju arah kanan sambil tanganya menunjukkan arah. Saat itu korban sudah merasa curiga, sehingga memperhatikan tangan kanan pelaku namun tangan itu sudah ditarik ke belakang dan korban mendengar bunyi kresek.

Tiba-tiba pelaku menusukan pisau ke arah dada korban sambil berteriak, “Mati kowe”. Secara spontan korban menangkis dan menangkap gagang pisau. Pelaku menendang kepala korban, yang berusaha merebut pisau tersebut.

“Karena rebutan pisau korban tidak fokus menyetir sehingga menabrak pembatas jalan. Korban langsung berteriak sehingga pelaku panik dan melepaskan tangan korban lalu lari keluar dari mobil,” katanya di Mapolres Klaten, Rabu (04/09/2019). Warga yang melihat kejadian itu, melakukan pengejaran hingga di jalan Jombor Indah. Pelaku berhasil ditangkap dan dipukuli dan tidak lama kemudian Polisi datang untuk mengamankan pelaku ke Mapolres Klaten.

“Polisi mengamankan barang bukti satu unit Mobil Avanza milik korban. Sebilah pisau dapur dalam keadaan bengkok dan masih terdapat noda darah. Satu kantong plastik warna biru, serta satu lembar kertas pembungkus pisau,” katanya. Di hadapan petugas, pelaku mengatakan ia bebas dari penjara pada 17 Agustus lalu. Berbekal uang Rp 40 ribu hasil kerja di cucian kendaraan milik lapas ia membeli sebilah pisau dapur seharga Rp 5 ribu untuk beraksi. (Sit)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT