Naik Sepeda Keliling Candi Borobudur, Jokowi Beri Catatan Soal Jalan
KRJOGJA.COM | 30/08/2019 17:07
Naik Sepeda Keliling Candi Borobudur, Jokowi Beri Catatan Soal Jalan

MAGELANG, KRJOGJA.com - Ada yang menarik saat Presiden RI, Joko Widodo melakukan kunjungan ke Kabupaten Magelang, Jumat pagi (30/8/2019). Ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan sejumlah menteri yang lain, berkesempatan mencoba naik sepeda keliling Candi Borobudur. 

Rombongan Jokowi yang menginap di Hotel Plataran Borobudur, setelah malam sebelumnya melihat Wayang Kulit di Kabupaten Purworejo, tiba di Taman Wisata Candi Borobudur sekitar pukul 07.15 WIB. Selanjutnya, rombongan Presiden yang sudah ditunggu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan istri serta Bupati Magelang, Zaenal Arifin dan istri, naik sepeda berkeliling Candi Borobudur. 

Baca Juga: Raja Malaysia Kagumi Candi Borobudur

Sambil menikmati udara pagi, rombongan menuju Plataran Kenari yang berada di sisi barat Candi Borobudur. Tak lama setelah itu, Presiden menemui wartawan. “Saat ini, jalan-jalan yang melingkari Candi Borobudur, masih kurang lebar. Sehingga perlu ada penataan-penataan. Kalau jalannya lebar, diharapkan bisa menghantarkan wisatawan melihat candi dari jauh. Saat ini, jalannya masih sangat kurang lebar. Kami ingin cek langsung kebutuhan-kebutuhan yang ada dilapangan. Sehingga betul-betul nanti mendukung apabila ada tambahan turis yang masuk, borobudur bisa melayani dengan baik,” lanjutnya. 

Disampaikan juga jika penataan empat destinasi wisata prioritas yang mencakup Labuan Bajo, Toba, Mandalika, dan Borobudur akan tuntas akhir tahun 2020. “Disini (Borobudur), akan kita link kan dengan Bandara International Airport Yogyakarta (BIAY) yang akan selesai Maret 2020. Di sini juga selesai tahun depan. Kalau semua selesai, tinggal melakukan promosinya dan lain-lain,” katanya.

Baca Juga: Bangun Lahan Kawasan, Badan Otorita Borobudur Gandeng Investor Lokal 

Terkait wacana pembatasan jumlah wisatawan yang naik ke Candi Borobudur, disampaikan jika saat ini belum akan dilakukan. “Nanti kalau benar-benar kondisinya sudah padat, baru akan dilakukan pembatasan tersebut. Tapi sekarang ini belum dilakukan pembatasan itu,” katanya. (Bag)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT