Dua Remaja Curi Motor Dijual Bodong Lewat Medsos
KRJOGJA.COM | 13/08/2019 13:43
Dua Remaja Curi Motor Dijual Bodong Lewat Medsos

YOGYA,KRJOGJA.com- Dua orang pria, ARA (21) dan NEP (19) diringkus petugas Reskrim Polsek Mergangsan, Kota Yogya. Keduanya ditangkap karena terlibat pencurian sepeda motor. "Keduanya beraksi mencuri sepeda motor delapan kali dengan TKP yang berbeda-beda, di Kota Yogya, Bantul dan Sleman," kata Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratno kepada wartawan.

Menurut Kapolsek tersangka beraksi di Mantrijeron, Danurejan, Gondokusuman, Tegalrejo, Depok Barat serta Imogiri. Mereka memilih beraksi pada waktu dini hari dan menyasar motor-motor yang diparkir di halaman kos atau rumah tanpa dikunci setang. 

BACA: Curi Motor Remaja ini Digeber Polisi

"Peran ARA yang lebih dominan, dia mencari sasaran sekaligus eksekutor. Sedangkan NEP bertugas membantu membawa kabur motor curian. Terakhir beraksi 2 Agustus kemarin, motor curian disembunyikan di Gamping. Malamnya bisa kita ungkap," kataTri.

Berdasarkan pengakuan tersangka ke polisi, hasil curian itu kemudian dijual bodong melalui media sosial. Harganya sesuai jenis dan kondisi motor, antara Rp 1 juta - Rp 2,8 juta. "Yang paling laku motor jenis matik, kalau yang paling mahal merk Satria FU," ucap ARA

ARA dan NEP nekat mencuri motor karena faktor ekonomi. Upah bekerja sebagai pengantar gas LPG dinilai kurang mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Atas kasus tersebut, keduanya dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.(Ive)


BERITA TERKAIT