Nikah Massal di Magelang, 17 Pasangan Nikah Bareng Agustusan
KRJOGJA.COM | 06/08/2019 17:43
Nikah Massal di Magelang, 17 Pasangan Nikah Bareng Agustusan

MAGELANG, KRJOGJA.com - Sebanyak 17 pasang calon pengantin mengikuti 'Nikah Bareng Agustusan' dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 dan Milad Universitas Muhammadiyah Magelang (UM Magelang) ke-55 Tahun 2019 di Kampus 2 UM Magelang, Selasa (06/08/2019). Belasan pasang ini tidak hanya dari wilayah sekitar Kampus 2 UM Magelang, tetapi ada juga yang berasal dari luar Magelang. Bahkan ada juga yang berasal dari Kalimantan.

Dari 17 pasang ini, 3 pasang melaksanakan akad nikahnya di wall climbing UM Magelang, sedang lainnya ada yang di dalam Studio Radio Unimma, di ruang Laboratorium Farmasi UM Magelang dan di atas kendaraan VW yang dinaikkan menggunakan crane Bengkel Otomotif UM Magelang. Prosesi akad nikah di ruang Laboratorium Farmasi, penghulu maupun saksi mengenakan pakaian yang biasa dikenakan saat berada di dalam ruangan laboratorium.

BACA: MUI Kota Magelang Gelar Pelatihan Juleha

Drs H Djam'an Muhyidin dan Drs Isa Ashari MM (Ketua Ikatan Keluarga Alumni UM Magelang) menjadi saksi dalam prosesi pernikahan yang dipimpin Kepala Kecamatan KUA Mertoyudan Magelang Mustaqim SHi. Komandan Koramil 23 Magelang Utara Mayor Inf Joko Nugroho menyampaikan khutbah nikah di ruangan ini.

Prosesi akad nikah di wall climbing, semua calon pengantin mengenakan helm yang sudah dimodivikasi menarik, demikian juga Mustaqim SHi sebagai penghulunya. Dua orang saksi, yaitu Komandan Koramil Mertoyudan Kapten Arm Nur Sigit dan Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyudan Aipda Donny Sugiarto SH juga mengenakan helm dan duduk di besi kerangka wall climbing.

Dengan menggunakan tali wall climbing, pasangan calon pengantin maupun penghulu ditarik ke atas hingga pda ketinggian sekitar 4 meter. Tidak hanya kedua saksi yang mengatakan sahnya proses akad nikah, tetapi banyak pengunjung yang  menyaksikan prosesi di sekitar lokasi juga bersama-sama mengucapkan kata 'sah'.

Salah satu pasangan yang melangsung prosesi akad nikahnya di wall climbing adalah Subandriyo (34) dan Nita Regina Mutiara Kasih (31). Subandriyo berasal dari Kecamatan Mirit Kebumen, sedang Nita Regina berasal dari Palangkaraya Kalimantan Tengah.

Nita Regina dan Subandriyo memang berkeinginan melakukan akad nikahnya di wall climbing. Dikatakan, awalnya takut saat ditarik naik ke wall climbing, namun lama-lama muncul keberanian. Pernikahannya dinilai sangat unik, rasanya deg-degan bercampur senang.

Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo mengatakan kegiatan ini juga gratis penuh dengan fasilitas dari biaya nikah, mahar, bingkisan pengantin bahkan hingga bulan madu di beberapa hotel berbintang yang ada di Magelang. "Tujuan kegiatan ini diantaranya untuk terwujudnya pasangan sakinah, sejahtera, membawa kedamaian dan keberkahan untuk Indonesia, sesuai dengan tata kehidupan dan penghidupan masyarakat ber-Pancasila," katanya.

Sementara itu Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Setda Kota Magelang Drs Isa Ashari MM diantaranya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada penyelenggara. Penyelenggaraan ini merupakan bentuk konkret pengabdian kepada masyarakat. (Tha)


BERITA TERKAIT