Gadaikan SK PNS, Begini Caranya
KRJOGJA.COM | 19/07/2019 15:55
Gadaikan SK PNS, Begini Caranya

KRJOGJA.COM - Menjadi PNS merupakan dambaan banyak orang dan bisa dilihat dari membludaknya peserta tes CPNS. Ada yang menggunakan berbagai cara untuk bisa lulus dan rela rela di gaji kecil sebagai Honorer di Instansi pemerintah. Bahkan, yang lebih mencengangkan lagi banyak orang yang rela tanpa di gaji bekerja sebagai tenaga sukarela di instansi pemerintah asalkan bisa mendapak SK bahwa dia bekerja di Instansi tersebut dengan harapan juga bisa diangkat menjadi PNS suatu hari nanti.

PNS merupakan salah satu pekerjaan yang paling dicari,selain prestis sebagai punggawa Negara yang mempunyai tempat tersendiri di tengah masyarakat. Salah satu kelebihan menjadi PNS adalah adanya fasilitas yang mudah untuk mendapatkan kredit di perbankan. Gaji PNS meski tidak besar namun stabil dan selalu naik, dan adanya bergerakan inflansi yang signifikan dalam tiap tahun menjadikan kerjasama yang sangat menguntukan bagi PNS sebagai kreditor dan Bank sebagai Debitor.

Sudah menjadi rahasia umum jika berhutang ke bank atau koperasi pegawai bisa menjadi jalan keluar guna memenuhi berbagai keperluan PNS. Karena itu, bila datang ke bank, biasanya ada selebaran tentang informasi kredit menggiurkan dan menggoda yang dikhususkan untuk PNS. Tidak perlu (sertifikat) tanah atau rumah sebagai agunan. Apalagi BPKB kendaraan, tidak perlu survey lapangan, tidak perlu berbagai macam persyaratan yang merepotkan untuk bisa mendapatkan kredit. Hanya selembar SK PNS yang menjadi syarat dan dalam waktu singkat uang sudah cair. Kemudahan ini pula yang bisa menjerat 'abdi negara' ke dalam hal negatif bila tidak bijak mengelola keuangannya.

BACA:

Pemkab Tertibkan Utang Bank Untuk ASN, Ternyata Ini Penyebabnya

Langgar Disiplin, 7 PNS di Kota Magelang Disanksi

Bagi yang tidak mampu menahan hasratnya dalam mengikuti gaya hidup modern seperti saat ini maka mudahnya kredit di bank bisa berdampak sangat buruk bagi PNS tersebut jika tidak ada manajemen keuangan yang baik. Akhirnya, banyak PNS yang -hampir bangkrut di tiap awal bulan karena gajinya dipotong untuk membayar hutang. Padahal tidak selalu mampu untuk selalu mendapatkan penghasilan luaran untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lainnya.

Karena itu, sebaiknya ketika akan menggadaikan SK PNS, pikirkan secara matang terlebih dahulu. Jangan 'menyekolahkan' SK PNS hanya memenuhi kebutuhan yang sebenarnya kurang begitu penting. Anda harus mempunyai kriteria tersendiri untuk meminjam uang di bank ketika harus menyekolahkan SK PNS. Minimal harus memenuhi 3 kriteria berikut ini sebagaimana dilansir dari kompas.com :

  1. Biaya Pendidikan 

Biaya pendidikan tersebut bisa untuk diri sendiri, seperti: melanjutkan S1, S2, dan S3 atau biaya pendidikan untuk anaknya bagi yang sudah berkeluarga. Meminjam uang di bank untuk melanjutkan pendidikan masih bisa diterima akal sehat, meskipun harus membayar angsuran setiap bulannya. 

Meminjam uang di bank untuk biaya pendidikan sudah pasti untuk tujuan jangka panjang, seperti: agar jenjang karir pekerjaan di masa yang akan datang lebih menjanjikan atau lebih mudah naik pangkat. Pendidikan merupakan salah satu cara untuk merubah nasib agar menjadi lebih baik. Namun sebelum memutuskan meminjam uang di bank dengan jaminan SK PNS untuk biaya pendidikan, sebaiknya cobalah untuk mencari beasiswa pendidikan. 

Cara ini sebaiknya digunakan, karena dengan beasiswa Anda akan terbebas dari berbagai macam biaya ketika melanjutkan pendidikan. PNS tentunya memiliki banyak peluang untuk mendapatkan beasiswa pendidikan jika mau berusaha keras untuk mendapatkannya. Intinya Anda sendiri yang harus aktif mencari informasi seputar beasiswa pendidikan, baik untuk jenjang Master (S2) maupun Doktor (S3). 

Begitu juga jika biaya pendidikan untuk anak Anda. Dengan mencoba mencari beasiswa terlebih dahulu, sebelum menyekolahkan SK PNS, mungkin saja rejeki tersebut datang untuk pendidikan anak Anda secara gratis. Bagi para PNS yang sudah berkeluarga dan belum mulai memasukkan anak ke bangku kuliah, silahkan dari sekarang untuk mulai memikirkan biaya pendidikan untuk anak-anak kelak. Baik dengan cara mengikuti asuransi, membuka tabungan pendidikan, mencari informasi beasiswa atau cara lainnya yang dirasa cocok. 

  1. Modal Membuka Usaha atau Bisnis Baru

Beberapa alasan PNS mengajukan pinjaman uang di bank karena mempunyai tujuan untuk modal membuka usaha atau bisnis baru. Namun hal ini sebaiknya dipikirkan secara matang, karena tidak sedikit PNS yang pada akhirnya bangkrut dan harus menanggung utang yang tidak sedikit akibat salah perencanaan ketika akan memulai usaha atau bisnisnya. Selalu berhati-hatilah dalam menjalankan bisnis. 

Anda boleh saja meminjam uang di bank untuk membuka usaha baru atau berbisnis dengan menyekolahkan SK PNS, namun jangan lupa untuk memperhitungkan setoran tiap bulannya yang harus dibayar. Pendapatan bersih dari berbisnis tersebut jangan sampai semuanya untuk setoran utang ke bank. Usahakan sebisa mungkin ada sisa minimal 50 persen dari pendapatan bersih setelah dipotong sisa utang untuk bank. 

Sebaiknya bagi PNS yang baru terjun pertama kali ke dunia bisnis, maka lakukanlah bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu dengan modal seminimal mungkin atau bahkan kalau bisa berbisnislah tanpa modal sepeserpun. Ada banyak bisnis sampingan PNS yang dapat dijalankan tanpa harus mengeluarkan modal besar dan mengganggu waktu kerja utamanya, seperti: membuka les privat, menjadi penulis lepas, berbisnis online, dan bisnis lainnya. 

  1. Membeli Rumah Secara Tunai 

Menyekolahkan SK PNS dengan tujuan untuk membeli rumah secara tunai juga masih bisa dibenarkan, karena jika hanya mengandalkan menabung dari uang gaji saja, maka akan memakan waktu yang cukup lama rumah yang akan dibeli tersebut baru dapat terwujud. Sebab rumah tersebut termasuk salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi selain kebutuhan pokok lainya, seperti: makan, minum dan pakaian. Sedangkan harga rumah dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. 

Karena itu, membeli rumah tidak akan pernah mengalami kerugian jika dibandingkan dengan membeli mobil atau motor yang harganya semakin lama justru akan semakin mengalami penurunan. Gunakan Pinjaman Hanya untuk Kebutuhan Penting Demikian ulasan mengenai cara aman menjaminkan SK kerja untuk ajukan pinjaman ke bank. 

Mengajukan pinjaman ke bank dengan jaminan SK PNS memang sah-sah saja, terlepas dari apapun alasannya. Namun sebaiknya tetap pikirkan secara matang sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman di bank. Sebab dengan mempunyai utang, maka secara otomatis saldo di bank akan terpotong untuk mencicil utang. 

Jangan sampai hal ini mengganggu kondisi keuangan keluarga Anda. Jika memang memutuskan mengambil pinjaman, sebaiknya pastikan menggunakan uang pinjaman tersebut untuk hal-hal yang sangat penting. Jangan gunakan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting dan tidak masuk akal. Semoga Anda mengambil pinjaman dengan menggunakan pemikiran yang cermat. (*)

 


BERITA TERKAIT