Oknum Guru SD Ketagihan Remas Payudara WNA
KRJOGJA.COM | 16/07/2019 14:37
Oknum Guru SD Ketagihan Remas Payudara WNA

YOGYA, KRJOGJA.com - Tak tahan melihat kecantikan para wanita turis asing, seorang oknum guru salah satu SD swasta di Yogyakarta nekat melakukan tindak asusila. SP (37) warga Sayegan Sleman mencabuli para wanita bule itu dengan meremas payudaranya. Tersangka melakukan perbuatan itu dari atas sepeda motor yang melaju dan ironisnya aksi tersebut dilakukannya dengan masih mengenakan seragam dinas sekolah.

Pelaku yang keseharian bekerja sebagai guru honorer dan mengajar mata pelajaran olah raga ini melakukan aksinya di ‘kampung turis’ kawasan Jalan Prawirotaman Yogyakarta. Setidaknya tersangka sudah tiga kali melakukan aksi main remas dan selalu mengincar buah dada para wanita bule yang tengah berjalan sendirian saat siang hari.

Baca juga: Kloter 29 SOC Diberangkatkan, Satu Sakit Ditunda

“Tersangka datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Ia lalu berhenti dan menunggu turis yang sedang berjalan kaki sendiri. Setelah mendapat mangsa yang diincar ia lalu memepet dan meremas bagian payudaranya kemudian melarikan diri dengan motor,” ungkap Kapolsekta Mergangsan Kompol Tri Wiratmo di ruang kerjanya, Selasa (16/07/2019).

Aksi guru cabul tersebut dilaporkan oleh seorang wisatawan asal Belanda bernama Burg van Alkmaar (26). Atas laporan tersebut petugas Polsekta Mergangsan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

“Kami saat itu sudah menduga tersangka pasti akan beraksi kembali. Karena itu kami bekerjasama dengan warga dan meminta jika menjumpai seseorang dengan ciri-ciri seperti tersangka untuk segera diamankan dan menghubungi Polsek Mergangsan,” jelasnya didampingi Kasi Humas Polsekta Mergangsan Aiptu Sugiyanto.

Dugaan tersebut ternyata benar, pelaku kembali beraksi pada Senin (15/07/2019) siang kemarin. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha N Max AB-4766-UZ tersangka mendatangi Jalan Prawirotaman dan berhenti di bawah pohon untuk menunggu mangsa wanita bule cantik.

Melihat tersangka hendak beraksi, warga segera menangkap dan menyerahkan pelaku kepada petugas. Awalnya pelaku tak mengakui telah melakukan tindak pencabulan, namun setelah petugas memperlihatkan hasil rekaman CCTV akhirnya sang guru cabul tak dapat mengelak lagi.

Petugas mengamankan beberapa barang bukti yakni berupa sepeda motor, helm, jaket serta seragam dinas sekolah yang dikenakan pelaku saat beraksi. “Kami mengenakan kepada tersangka pasal 281 KUHP tentang pencabulan, ancaman kurungan penjaranya mencapai dua tahun,” ungkap Tri Wiratmo.

Kepada petugas, tersangka yang telah berkeluarga dan memiliki satu orang anak ini mengaku melakukan aksi meremas payudara para turis karena gemas. Terlebih lagi para wanita-wanita bule yang berada di kawasan Prawirotaman sering berjalan di hadapan umum tanpa mengenakan bra. “Karena iseng saja. Melihat bule langsung saya ‘gituin’ saja,” ungkap tersangka. (Van)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT