Penjara 3 Bulan Akan Menjerat Perokok Sembarangan di Purbalingga
KRJOGJA.COM | 04/07/2019 15:15
Penjara 3 Bulan Akan Menjerat Perokok Sembarangan di Purbalingga

Purbalingga, KRJOGJA.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serius digodok Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, dengan menyerahkan kepada DPRD, dalam Rapat Paripurna, Kamis, 4 Juli 2019. Bila kelak Raperda itu disahkan, ruang bagi perokok di Purbalingga bakal semakin sempit.

Pasal 23 Raperda itu mengancam siapapun yang merokok di tempat terlarang dengan sanksi kurungan tiga bulan dan/atau denda Rp 100 ribu. Sedangkan pasal 24 mengancam pedagang termasuk sales rokok keliling dengan pidana kurungan tiga bulan dan/atau denda Rp 1 Juta.

BACA:Satpol PP Sukoharjo Sita Seratusan Bungkus Rokok Ilegal

"Ada tujuh tempat yang akan menjadi kawasan tanpa rokok," tutur Kabag Hukum Setda Purbalingga, Sugeng Subroto usai rapat paripurna.

Masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum. Selain angkutan umum dan tempat umum, kawasan bebas asap rokok itu ditentukan hingga pagar terluar.

"Kawasan tanpa rokok juga wajib menyediakan ruangan khusus merokok dengan syarat tertentu," ujarnya.

BACA:Soal Larangan Iklan Rokok di Internet, Kemenperin Menolak!

Dalam pasal 6 ditegaskan syarat itu meliputi ruang terbuka dan berhubungan langsung dengan udara, terpisah dari gedung atau ruang utama. Ruang merokok harus  jauh dari pintu masuk dan keluar atau jendela ruang kerja dan dari tempat orang berlalu-lalang. Di dalam ruang merokok harus ada tempat mematikan rokok dan papan peringatan bahaya merokok.

"Letak ruang merokok harus berdasar rekomendasi dari Dinas Kesehatan," ujar Sugeng.(Rus)

 


BERITA TERKAIT