Dana Insentif Ketua RT dan RW Rp 18,9 Miliar Cair Jelang Lebaran
KRJOGJA.COM | 31/05/2019 09:30
Dana Insentif Ketua RT dan RW Rp 18,9 Miliar Cair Jelang Lebaran
Penyaluran insentif RT RW di Desa Gajahan, Colomadu. (foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Dana insentif 7.581 ketua RT dan RW di Kabupaten Karanganyar mulai dicairkan awal pekan ini. Pencairannya melalui mekanisme Alokasi Dana Desa (ADD) dengan total anggaran Rp 18.952.500.000. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan jumlah penerima insentif sama dengan tahun lalu. Namun, besaran insentif pada tahun ini lebih banyak.

BACA:  THR Dorong Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,07 Persen

"Tiap ketua Rt atau Rw berhak mendapat insentif Rp 2 juta dan dana operasional Rp 500 ribu. Sedangkan tahun lalu, hanya Rp 1,5 juta untuk insentif sedangkan operasionalnya sama,” katanya kepada <I>KR<P>, Selasa (28/5).

Dana tersebut bentuk apresiasi Pemkab Karanganyar terhadap para tokoh masyarakat tersebut yang bertugas menyosialisasikan program pemerintah daerah di lingkungannya. Mengenai kenaikan besaran dana insentif, ia mengatakan hal itu sesuai kebijakan Bupati Juliyatmono.

“Sudah disetujui antara pemkab dengan kalangan legislatif. Dana tersebut merupakan bantuan keuangan Pemda yang disalurkan ke APBDes,” katanya.

Penyalurannya dimulai Senin (27/5) ke penerimanya. Mekanisme penyaluran dilaksanakan pemerintah desa. Sedangkan ketua RT atau RW yang berada di wilayah administratif kelurahan, penyalurannya ditangani pemerintah kecamatan.

Lebih lanjut dikatakan, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan selaku pengguna anggaran wajib menyelesaikan SPj dan diserahkan ke Dispermasdes. Utomo mengatakan, terdapat delapan desa tidak menggunakan sumber di ADD dalam menyalurkan insentif.

“Di delapan desa itu, kuota jumlah RT dan RW di masing-masing desa berlebih. Tidak sesuai dengan formula proporsional luasan. Namun, penduduknya banyak dan membentuk RT dan RW. Maka, penyaluran insentifnya diambilkan dari anggaran pemberdayaan,” katanya.

Sementara itu Kabag Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Pemkab Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan pembagian insentif sengaja ditangani pemerintah desa, dalam hal ini diserahkan oleh kades. Tahun lalu, Bupati Juliyatmono menyerahkan secara simbolis insentif tersebut.

“Dengan kades yang membagikan, tujuannya agar mereka yang terpilih dari Pilkades, mengenal lebih dekat warganya. Dibagikan maksimal sebelum lebaran. Agar lebih bermanfaat,” kata Timotius Suryadi.

BACA: THR Anggota DPRD Capai Rp 4 Juta

Ketua RW 01 Cangakan Timur, Bambang Subiyanto mengatakan insentif RT RW pada 2018 disumbangkannya ke kas di tiga RT di wilayahnya. Sedangkan pada tahun ini, ia berencana menghibahkannya untuk membuat seragam pengurus RW.

“Menjadi RT atau RW itu pengabdian. Saya mengapresiasi bantuan pemkab. Kalau penggunaannya hak kami. Mau dibelanjakan atau untuk keperluan lain tidak ada aturan mengikat,” katanya. (Lim)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT