Dibayar Rp 5 Juta, Dua Mahasiswa UGM Ditangkap
KRJOGJA.COM | 23/05/2019 12:19
Dibayar Rp 5 Juta, Dua Mahasiswa UGM Ditangkap

SLEMAN, KRJOGJA.com - Panitia pelaksana tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) mengamankan beberapa orang yang berperan sebagai joki. Dua diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kemudian diketahui menerima bayaran Rp 5 juta. 

RD (18) dan Inam (19) yang merupakan mahasiswa Teknik Elektro dan Ilmu Gizi UGM diamankan saat bertindak sebagai joki ujian masuk. Bersama keduanya ditangkap pula beberapa orang lainnya dari ITB dan seorang alumni SMA Negeri Kediri Jawa Timur. 

Baca juga: Satlantas Siaga Lebaran, Bus Wisata ke Dlingo Lewat Patuk

Para pelaku sendiri saat diinterogasi pihak UMS menyatakan mendapatkan upah Rp 5 juta. Uang tersebut diakui digunakan untuk membiayai kuliah masing-masing. 

Pihak UGM pun akhirnya memberikan tanggapan terkait dua mahasiswanya yang tertangkap saat menjadi joki di Surabaya. Melalui Kepala Bagian Humas Dr Iva Ariani, UGM menyatakan akan menindak tegas kedua mahasiswa tersebut. 

“UGM pasti menindak tegas jika ada civitas akademika yang terlibat kasus perjokian. Saat ini tim etik fakultas sedang mendalami kasus melibatkan terduga mahasiswa yang tertangkap di Jawa Timur,” ungkap Iva ketika dihubungi KRjogja.com Rabu (22/5/2019). 
 
UGM menurut Iva menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila ada mahasiswanya yang terbukti menjadi joki lantaran bertentangan dengan semangat UGM. “Kalau terbukti jelas akan diambil tindakan tegas, saat ini kami masih menanti hasil pendalaman fakultas,” pungkasnya. (Fxh)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT