Pelapor Penipuan Investasi Dipanggil Polda DIY, Ustaz Yusuf Mansur Bakal Jadi Tersangka?
KRJOGJA.COM | 15/03/2019 11:40
Pelapor Penipuan Investasi Dipanggil Polda DIY, Ustaz Yusuf Mansur Bakal Jadi Tersangka?

SLEMAN, KRJOGJA.com - Roso Wahono, pelapor kasus dugaan penipuan investasi modal patungan usaha yang dilakukan Ustadz Yusuf Mansur pada 2012  kembali dipanggil ke Polda DIY Kamis (14/3/2019). Bersama dua saksi yakni Yuni Astuti dan Bambang, Roso dipanggil sebagai saksi untuk melengkapi berita acara kasus yang telah memasuki tahap penyidikan. 

Darso Arief Bakuama, kuasa pelapor saat bertemu wartawan di Mapolda DIY mengatakan pemanggilan Roso setelah memasuki masa penyidikan merupakan angin segar kelanjutan kasus yang melibatkan Yusuf Mansur tersebut. Menurut dia, 1 juta orang yang menjadi korban menunggu status hukum Yusuf Mansur yang saat ini masih belum ditetapkan. 

Baca juga: Industri Film Nasional Butuh Perhatian Pemerintah

“Status ke penyidikan dua bulan lalu, hari ini pelapor dan saksi diminta penyidik melengkapi berkas pemeriksaan yang kurang. Pelapor, Roso dan Yuni Astuti serta Bambang menjadi saksi. Harapan kami jelas agar Yusuf Mansyur segera jelas status hukumnya, ya menjadi tersangka,” ungkapnya. 

Darso mengaku bawasanya Yusuf Mansur telah mengembalikan uang investasi Roso senilai Rp 13,2 juta sesuai kesepakatan awal dengan penambahan delapan persen. Namun begitu menurut dia, dikembalikan uang korban bukan berarti menggugurkan proses hukum yang dijalani saat ini. 

“Kami menilai pengembalian tak serta merta menghentikan proses hukum. Yusuf Mansyur juga pandai, karena mengembalikan uang pelapor ketika penyelidikan berlangsung. Yusuf Mansyur juga menunjukkan daftar memberikan uang pada korban tapi kalau korban 1 juta orang berinvestasi dan dipublish telah mengembalikan pada 100 orang itu menunjukkan sudah ada niat tapi ini tak serta merta menghentikan kasus hukum,” ungkapnya lagi. 

Terpisah, Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan terlapor yakni Yusuf Mansur telah dimintai keterangan oleh penyidik. Yuliyanto mengungkap bawasanya penyidikan kasus tersebut masih terus berjalan saat ini. 

“Info dari Pak Direskrimsus sudah dimintai keterangannya. Kalau sudah masuk penyidikan pasti pihak terlapor sudah dimintai keterangan,” terangnya. 

Baca juga: Maret, Intensitas Hujan Masih Tinggi

Berawal tahun 2012 silam, Roso dan Yuni masing-masing menginvestasikan uang Rp 12 juta setelah tergiur penawaran investasi yang dipromosikan Yusuf Mansur melalui internet. Uang tersebut disetor melalui sebuah ATM di wilayah Kota Yogyakarta yang sayangnya hingga tahun 2013 tidak ada tindak lanjut dari investasi yang dijanjikan itu. Keduanya sudah mencoba minta penjelasan dari pihak Yusuf Mansur namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. (Fxh)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT