JPW Soroti Kasus Pembakaran Bus di Gamping
KRJOGJA.COM | 15/03/2019 11:31
JPW Soroti Kasus Pembakaran Bus di Gamping

SLEMAN, KRJOGJA.com - Insiden pembakaran bus Antar Jaya setelah menabrak pengendara motor di Jalan Wates tak jauh dari Kantor Desa Balecatur Gamping Sleman Rabu (13/3/2019) mengundang keprihatinan banyak pihak. Salah satu yang memberikan sorotan yakni Jogja Police Watch (JPW) yang menilai kinerja polisi lambat dalam penanganan kasus tersebut. 

Humas JPW Baharuddin Kamba mengungkap insiden pembakaran tersebut seharusnya tak perlu terjadi jika saja polisi sigap datang ke lokasi. Menurut Kamba, polisi seharusnya mampu meredam emosi massa yang diketahui memuncak akibat bus sebelumnya menabrak seorang pengendara motor dan diisukan meninggal dunia. 

Baca juga: Batata Dekati PSS, Ini Rekam Jejaknya

“Tentu pertama JPW sangat prihatin dan menyesalkan dengan masih adanya peristiwa aksi main hakim sendiri oleh massa dengan membakar bus tersebut. Namun tentunya, hal ini tidak perlu terjadi jika kesigapan dari aparat kepolisian terdekat dapat dengan segera datang ke lokasi guna meredam emosi massa, namun sudah terlambat karena aksi massa dengan membakar bus sudah terjadi kemarin sore,” ungkap Baharuddin melalui rilis pada wartawan Kamis (14/3/2019). 

Meski demikian, JPW menurut Baharuddin tak ingin mencari kesalahan akibat lambatnya pencegahan saat kejadian. JPW melempar harapan agar kepolisian segera mengusut tuntas kasus pembakaran bus Antar Jaya agar nantinya tak terjadi lagi di kemudian hari. 

“JPW mendesak kepada Kepolisian Resort Sleman dan dapat dibantu oleh Polda DIY untuk mengusut tuntas kasus ini. Artinya, proses hukum terhadap kasus Lakalantas wajib diproses hingga tuntas. Begitupun dengan kasus pembakaran bus Antar Jaya itu. Melakukan tindakan main hakim sendiri dengan membakar bus tidak dapat dibenarkan dengan alasan atau dalil apapun karena hal tersebut perbuatan yang melanggar hukum. Kita percayakan dan kawal pada proses hukum (penyelidikan, penyidikan dan penuntutan) oleh aparat penegak hukum, yang akan berjalan tanpa harus melakukan intervensi,” sambungnya. 

Sebelumnya diberitakan Bus Antar Jaya terlibat kecelakaan lalu lintas saat menabrak pengendara motor hingga terlempar Rabu (13/3/2019) sore kemarin. Warga yang tak terima lantas mengejar dan membakar bus yang dikemudikan Joko Sudarto tersebut. 

Bus pun hangus terbakar sementara supir diamankan ke Mapolres Sleman. Sementara pengemudi motor yakni Wahyu Cahyono masih kritis dan mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah. (Fxh)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT