Rekonstruksi Pelemparan Suporter PSS,Tersangka Bersikukuh Tak Lintasi TKP
KRJOGJA.COM | 15/02/2019 12:43
Rekonstruksi Pelemparan Suporter PSS,Tersangka Bersikukuh Tak Lintasi TKP

SLEMAN, KRJOGJA.com - Polres Sleman menggelar rekonstruksi kasus pelemparan batu yang menewaskan Muhammad Asadulloh Alkhoir (19) warga Manisrenggo Klaten yang juga suporter PSS, Kamis (14/02/2019). Namun begitu pada reka ulang tiga titik mulai dari Dusun Bendan, di depan SPBU Kalitirto hingga di Jalan Yogya Solo Cupuwatu Kalasan, dua tersangka yakni RC dan DN tak disertakan karena bersikukuh tak melakukan pelemparan tersebut.

Ibu dari tersangka DN, Monica yang menyaksikan reka ulang mengatakan anaknya tidak pernah melintas di lokasi kejadian. “Anak saya lewat arah Manisrenggo. Kami punya saksi karena anak saya beli bensin di sana. Katanya DN mendahului, tapi saksi Hartono tidak melihat DN mendahului. Kasusnya kaya dipaksakan banget,” ungkapnya.

Baca juga :

Tujuh Orang Pelempar Batu Suporter Ditangkap

Kasus Pelemparan Suporter PSS, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Pelempar Batu Suporter PSS Akui Ingin Hadang Pendukung Persis

Begitu juga ibu RN, Ami Suratmi yang mengatakan anaknya dihadirkan di lokasi pelemparan batu karena keterangan dari saksi Bagas dan Hartono. “Anak kami tidak pernah melewati lokasi setelah dari belakang masjid warna-warni, mereka melewati jalan tikus hingga ke Manisrenggo,” ungkap Ami.

Sementara Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo menerangkan awalnya kedua tersangka mengakui perbuatannya saat diperiksa. Namun dikatakannya keduanya belakangan menyangkal dengan tidak mengakui.

“Tersangka memang tidak mengaku. Makanya kami gunakan peran pembantu. Tapi kita lakukan berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP,” ungkap Anggaito.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah menegaskan, meski kedua tersangka tidak mengaku namun hal tersebut tak mempengaruhi proses hukum karena polisi telah mengantongi keterangan saksi dan diperkuat bukti pendukung.

“Ini kan kasus cukup menonjol jadi kami tidak main-main dalam penanganannya. Para saksi sudah menyatakan jika memang kedua tersangka melintas di lokasi,” ungkap Kapolres. (Fxh)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT