Kasus Guru Ditantang Murid, Ini Pesan Mendikbud
KRJOGJA.COM | 12/02/2019 14:05
Kasus Guru Ditantang Murid, Ini Pesan Mendikbud

JAKARTA, KRJOGJA.com - Mendikbud Muhadjir Effendy meminta guru harus instropeksi dan berwibawa.

"Itu suatu pelanggaran berat iya, tetapi justru pendidikan harus segera melakukan proses pemulihan atau perbaikan mental anak seperti itu justru tugas kita disekolah bagaimana menjamin anak-anak yang memiliki perilaku khusus seperti itu harus ditangani dengan baik," ungkap Mendikbud Muhadjir Effendy.

Baca juga: PMI Bagikan Kursi Roda untuk Pasien Penyakit Kronis

Perlakuan siswa terhadap guru di video itu merupakan pelanggaran berat. Tapi dia menitikberatkan pada peran sekolah agar memberi penanganan yang baik bagi anak-anak yang memiliki perilaku khusus.

"Kejadian-kejadian itu biasa, bukan saya bilang itu dibolehkan. Bahwa itu suatu pelanggaran berat iya, tetapi justru pendidikan harus segera melakukan proses pemulihan atau perbaikan mental anak seperti itu. Justru tugas kita di sekolah bagaimana terjamin bahwa anak-anak yang memiliki perilaku khusus seperti itu harus ditangani dengan baik," kata Muhadjir.

Baca juga: Menko PMK Perkuat Koordinasi dan Sinkronisasi, Begini Caranya


Mengenai sanksi terhadap siswa sebaiknya  tidak dilakukan,karena merampas masa depan. Selain itu, dia meminta guru, dalam kasus ini, Nur Kalim, introspeksi agar tampil berwibawa dan disegani siswa didik.

"Karena itu juga sanksinya tidak boleh menghancurkan atau merampas masa depan kita, dan dari satu juta jiwa anak siswa kita kemudian ada 100 saja yang berperilaku nakal seperti itu itu masih dalam hal yang bisa ditoleransi di dalam teori pendidikan ya. Tapi bahwa itu suatu pelanggaran berat ya pasti, tidak boleh anak melakukan seperti itu," ujar Muhadjir. (Ati)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT