Mengarah ke Kali Gendol, Jarak Luncur Awan Panas Merapi Bertambah
KRJOGJA.COM | 09/02/2019 10:00
Mengarah ke Kali Gendol, Jarak Luncur Awan Panas Merapi Bertambah
Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari wilayah Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu, 12 Januari 2019. ANTARA

SLEMAN, KRJOGJA.com - Bupati Sleman Sri Purnomo mengimbau kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Gendol untuk lebih hati-hati. Ini sebagai respons atas kian bertambahnya jarak luncur awan panas menjadi 2 km dan mengarah ke Kali Gendol.

”Kami berharap warga masyarakat di sekitar bantaran Kali Gendol untuk hati-hati. Jauhi aliran sungai sesuai petunjuk dari pemerintah,” kata Bupati.

BACA JUGA: Kawasan Bisnis Terintegrasi Bakal Dibangun di Baciro

Dengan perkembangan terbaru Gunung Merapi, masyarakat diimbau tidak beraktivitas di hulu yang radiusnya dekat-dekat. Karena kalau ada luncuran sewaktu-waktu tidak bisa menghindar. Sambil terus menunggu informasi terbaru dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Jika ada informasi terbaru akan langsung disampaikan kepada masyarakat.

”Pada prinsipnya masyarakat harus super hati-hati. Bahkan termasuk yang beraktivitas di radius lebih dari 3 kilometer. Kami juga akan terus berkoordinasi. Jika ada apa-apa dapat segera dilakukan penanganan,” urainya.

Sementara itu aktivitas erupsi Gunung Merapi beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan. Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Dr Agus Budi Santoso mengatakan, kalau ditarik ke belakang, tren peningkatan aktivitas Merapi itu telah terlihat sejak terbentuknya kubah lava pertama pada Agustus 2018 lalu. ”Meskipun fluktuatif tapi trennya meningkat terus sampai saat ini,” terang Agus Budi.

BACA JUGA: Soal 'Wajib' Berjilbab di SMPN 8 Yogya, Ini Rekomendasi Ombudsman

Demikian pula dengan jarak luncur awan panas guguran yang terus meningkat. Pada 29 Januari lalu jarak luncurnya 1.400 m bertambah menjadi 2 km pada Kamis (07/02/2019) kemarin. (Awh/Dev)


BERITA TERKAIT