Tol Trans Jawa Sebabkan Turunnya Jumlah Penumpang di Bandara Ahmad Yani?
KRJOGJA.COM | 27/12/2018 19:02

SEMARANG KRJOGJA.com - Dibukanya ruas Tol Tarns Jawa memberikan efek signifikan bagi pemanfaaatn jalur transportasi masuk ke Jawa Tengah. Hal ini juga dirasakan dari penurunan traffic penumpang pesawat yang landing maupun take off dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Penurunan rata-rata jumlah penumpang sejak H-5 sampai dengan H-1 Natal 2018 ini di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang jika dibandingkan dengan tahun lalu, kemungkinan adanya dampak dengan dibukanya ruas tol Trans Jawa yang telah diresmikan pengoperasiannya oleh Bpk Presiden RI. Mengingat masa hari libur yang panjang sehingga kemungkinan antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kendaraan pribadi meningkat.

BACA JUGA:

Ex Bandara A Yani Jadi Arena CFD, Ini Harapannya

Demikian disampaikan Ahmad Danar Suryantono, Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Banda Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis 27 Desember 2018.

"Adapun prediksi kami terkait penambahan jumlah penumpang didasari pada trend  pertumbuhan jadwal penerbangan reguler bulan Desember 2017 dibandingkan dengan bulan Desember 2018, yaitu sebesar 12%. Dimana sampai dengan saat ini pertumbuhan pesawat baru mencapai 9%," ungkap Ahmad Danar.

Dia menjelaskan salah satunya dikarenakan terdapat beberapa jadwal reguler yang dibatalkan dan untuk jumlah penumpang yang minus meskipun jumlah pergerakan pesawatnya tumbuh 9%, selain indikasi yang disebutkan di atas, jumlah tingkat isian pesawat juga sepertinya tidak 100% atau tidak semua penerbangan full seat", ungkap Ahmad Danar Suryantono.

BACA JUGA:  Mahasiswa Di Yogya Banyak Diabetes, Ini Sebabnya

Dari pantauan di lapangan, pemanfaatan jalan tol bagi kendaraan pribadi dengan plat nomor dari luar Kota Semarang terlihat cukup meningkat dari hari-hari biasa. Di pintu tol Manyaran, arus masuk pada jam-jam tertentu, pagi, siang dan menjelang sore terlihat terjadi kepadatan antrian. Namun menurut petugas dibandingkan dengan tahun lalu sebelum dioperasionalkan pembayaran menggunakan E-Tol, kepadatan ini belum seberapa. (Cha)

Sebagian besar pengguna jalan yang tak memilki E-Tol masih memanfaatkan jalur umum sehingga cukup terlihat kepadatan di jalur masuk kota. (Cha)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT