Besok Gaji ke-13 Pensiunan di Sulteng Cair, Kepala Taspen: Tak Boleh Dipotong Angsuran Kredit
SULTENGRAYA.COM | 01/07/2018 11:30
Besok Gaji ke-13 Pensiunan di Sulteng Cair, Kepala Taspen: Tak Boleh Dipotong Angsuran Kredit

SULTENG RAYA – Sebanyak 28.898 pensiunan yang tersebar di Sulawesi Tengah mulai Senin (2/7/2018) dapat mencairkan gaji ke-13. Hal ini diungkapkan Kepala PT Taspen (persero) Cabang Palu, Johan Kathohorit Saija.
Dia mengatakan PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), mulai menyalurkan gaji ke-13 untuk para pensiunan ke 11 mitra bayar taspen di Sulawesi Tengah mulai Senin lusa.

“Dananya (gaji ke-13) kita salurkan di tanggal tersebut. Jadi kalau sudah masuk, pensiunan sudah bisa mengambil gaji ke-13 di masing-masing kantor bayar yang biasa mengambil dana pensiunnya,” jelasnya saat ditemui Sulteng Raya di ruang kerjanya, Jumat (28/6/2018).

Johan mengatakan untuk gaji ke-13, pihaknya mengucurkan dana sebesar Rp67,7 miliar dengan jumlah penerima sebanyak 28.898 pensiunan di Sulawesi Tengah.

“Untuk Sulteng, Taspen akan menyalurkan dana pembayaran pensiun berupa gaji k3-13 tanggal 2 Juli ke masing-masing mitra kerja prabayar Taspen yang terdiri dari 11 mitra kerja instansi keuangan. Dengan jumlah penerima 28.898 orang kemudian total sebesar Rp 67.779.850.500, itu yang akan kita bayarkan,” jelas Johan.

Pembayaran gaji ke-13 pensiunan itu, kata Johan, merujuk pada beberapa regulasi kebijakan yang telah ditetapkan, baik melalui Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Menteri Keuangan. Sehingga menjadi kewajiban PT Taspen untuk mengucurkan dana kepada pensiunan yang jadi mitra taspen.

“Untuk pembayaran pensiun bulan ke-13, bagi penerima pensiun tahun 2018 merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2018 tanggal 23 Mei 2018 tentang perubahan kedua terkait PP no 19 tahun 2016 tentang pemberian gaji, pensiun, atau tunjangan ke-13 kepada PNS, prajurit TNI, anggota kepolisian, pejabat negara dan penerima pensiun atau tunjangan,” tuturnya.

Selanjutnya kata Johan, peraturan menteri keuangan No 52/PMK.05/2018 tanggal 23 Mei 2018 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri keuangan No 96/PMK.05 tahun 2016 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian gaji pensiunan dan berbagai kategori yang telah disebutkan diatas.

TIDAK ADA PEMOTONGAN

Pada kesempatan itu pula, Johan mengatakan para mitra bayar instansi keuangan harus berkomitmen mematuhi aturan yang berlaku dengan tidak memotong tunjangan jika pensiunan mempunyai angsuran kredit. Kata dia, jika ada yang melalukan pemotongan, segera laporkan kepada pihaknya.

“Yang terpenting juga, dalam gajike-13 pensiunan adalah tidak diperkenankan melakukan pemotongan angsuran kredit atau utang,” tegas Johan.

Dia mengatakan pemotongan angsuran kredit atau utang diperuntukkan hanya untuk gaji bulanan bukan gaji ke-13.
“Jika sekiranya ada kedapatan mitra kerja yang coba memotong, bisa langsung dilaporkan untuk kemudian kita tindak lanjuti terhadap mitra yang melanggar itu, karena aturan ini juga sudah disosialisasikan kepada mitra bayar,” tegas Johan.

Pada awal Juni lalu, PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Kota Palu juga telah menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pensiunan aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri di Sulawesi Tengah.

Total pensiunan yang mendapatkan THR di Sulteng sebanyak 26.002 orang yang di back up oleh PT Taspen, dengan total anggaran Rp63.687.368.500 dengan instansi keuangan mitra bayar yang bersinergi sebanyak 11 instansi.

“Total anggaran yang dikucurkan pihak kami yakni Rp63.687.368.500 dan sudah terdistribusi secara keseluruhan dari tanggal 4 Juni kepada mitra bayar Taspen yakni BRI, BNI, BTN, BTPN, BRI Syariah, Bukopin, Muamalat, Mandiri Taspen, BSM, PT POS total mitranya 11 instansi keuangan,” kata , Johan Kathohorit Saija. RHT


BERITA TERKAIT