Tolitoli di Plot Jadi Sentra Ekspor Sektor Perikanan
SULTENGRAYA.COM | 16/04/2021 13:39
Tolitoli di Plot Jadi Sentra Ekspor Sektor Perikanan
Pelelangan ikan Muara Angke, Jakarta, Minggu (18/10). Pemerintah menargetkan kenaikan kontribusi sektor perikanan terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 4% pada 2014, saat ini kontribusi sektor ini masih 2,7% terhadap PDB. TEMPO/Tri Handiyatno

SULTENG RAYA – Bea Cukai Pantoloan saat ini tengah mempersiapkan Kabupaten Tolitoli untuk dijadikan sebagai lumbung ekspor daerah sektor perikanan kelautan.

“Kami selalu berupaya mengembangkan komoditas baru ekspor daerah. Rencanan jangka menengah, kami lakukan pengembangan ekpor yang potensial adalah ekspor dari Tolitoli, komoditas hasil perikanan kita melimpah disana,” jelas Kepala Bea Cukai Pantoloan, Alimuddin Lisaw belum lama ini.

Selama ini, kata dia, menurut penulusuran tim Bea Cukai, hasil dari perikanan di kebupaten tersebut, hanya diekspor antardaerah, seperti ke Pulau Jawa. Pihaknya tidak ingin komoditas tersebut tercatat sebagai komoditas ekspor dari Jawa, melainkan harus langsung dari Sulteng, sehingga pencatatan devisa bisa melalui sumbangsih daerah.

“Komoditas perikanan kita, ikan segar, ikan beku, bahkan rumput laut misalnya. Realisasi ekspornya bis adaeri Tolitoli, ini kita rintis dalam waktu dekat ini,” tuturnya Alimuddin.

Jika rencana terserbut berjalan, kata dia, maka eksportir akan terus berdatangan untuk pengembangan ekspor.

“Investor yang datang nanti akan merangsang pengusaha-pengusaha lain untuk melakukan kegiatan yang sama dalam mendukung ekspor daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, di berbagai kesempatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng juga sepenuhnya medukung upaya Bea Cukai Pantoloan tersebut. Pemerintah juga siap membantu berkoordinasi percepatan infrastruktur penunjang, seperti berkoordinasi dengan Pelindo dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

sultengraya.com