Ribuan Kosmetik Ilegal di Palu Disita
SULTENGRAYA.COM | 07/02/2019 16:00
Ribuan Kosmetik Ilegal di Palu Disita
Petugas memperlihatkan kosmetik ilegal hasil penertiban pasar saat rilis kasus di Kantor BBPOM Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/12/2018)

SULTENG RAYA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Subdit Indag, berhasil mengamankan ribuan kosmetik berbagai merk tanpa izin edar alias ilegal di Kota Palu.

Selain menyita ribuan kosmetik ilegal, polisi juga mengamankan dua pelaku, masing-masing laki-laki berinsial RF alias R dan seorang perempuan inisial H alias T.

“Ribuan kosmetik yang diamankan itu berdasarkan hasil penyelidikan anggota Subdit Indag yang berhasil mengamankan dua pelaku,” kata Wakil Direktur (Wadir) Ditreskrimsus Polda Sulteng, AKBP Setiadi Laksono didampingi Kanit Indag AKP Dirham S. dan Kasubbid Penmas Bid Humas, Kompol Sugeng Lestari saat merilis ribuan kosmetik ilegal di Mapolda Sulteng, Rabu (6/2/2019).

AKBP Setiadi Laksono menjelaskan, kedua pelaku diamankan di dua TKP yang berbeda. RF alias R diamankan di Jalan Tolambu, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Dari tangan RF, petugas berhasil menemukan adanya kegiatan memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi/kosmetik yaitu handbody dan lulur sofie tanpa ijin edar dari pihak yang berwenang.

“Kasus tersebut terungkap berawal dari adanya informasi masyarakat tentang banyaknya kosmetik yang beredar di Kota Palu tanpa ijin edar,” kata AKBP Setiadi Laksono.

Sementara, untuk pelaku H alias T, pengungkapannya juga berawal dari informasi masyarakat. Dari tangan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan ribuan kosmetik serta sediaan farmasi berupa obat.

Dalam pengungkapannya, petugas Polda Sulteng melalui Subdit 1 Indag langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi berdasarkan informasi yakni di Jalan Beo, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore Palu, yang juga diduga terdapat kosmetik yang  tidak memiliki izin edar.

“Pada hari Jumat tanggal 11 Januari 2019 sekitar jam 15.30 wita. Setelah dilakukan pengecekan terhadap rumah tersebut, petugas kepolisian menemukan sediaan farmasi berupa obat dan kosmetik yang diduga tidak memiliki izin edar yang siap untuk  diperdagangkan atau diedarkan oleh perempuan inisial H di wilayah kota Palu dan sekitarnya,” jelas perwira menengah (Pamen) berpangkat dua melati di pundaknya itu.

Diketahui, ribuan kosmetik ilegal itu akan diperdagangkan secara online di Kota Palu.

Pelaku RF alias R dikenakan Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara denda Rp 1,5 Miliar. Sedangkan, untuk pelaku H alias T dikenakan Pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan Pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf  (a) dan ( j ) UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar.

BABUK YANG DIAMANKAN

Barang bukti (babuk) yang diamankan dari RF alias F, yakni 1 buah Micxer Merk Kirin berwarna putih, 4 buah Loyang besar berwarna hitam, 2 buah Loyang besar berwarna abu-abu, 1 buah Loyang kecil berwarna biru, 1 buah Sendok besar plastik berwarna pink, 1 buah Sendok besar plastik berwarna hijau, 1 buah Sendok besar plastik berwarna biru, 1 buah Spatula plastik berwarna hijau, 1 buah Spatula plastik berwarna oranye.

Selain itu, barang bukti yang  berhasil diamankan, yakni 5 buah Sendok makan dari besi standless, 1 buah Sendok kayu (penggarut) besar, 3 buah Ember warna putih ukuran 5 (lima) Kg, 3 buah Ember warna putih ukuran 2,5 (dua setengah) Kg, 645 Cup ukuran 200 ML, HandBody Sofie, 66 Cup ukuran 200 ML, Lulur Sofie berwarna biru, 52 Cup ukuran 200 ML, Lulur Sofie berwarna Hijau, 51 Cup ukuran 200 ML, Lulur Sofie berwarna merah muda atau Pink, 50 Cup ukuran 200 ML berwarna bening dalam keadaan  kosong, 9 Cup kecil Whitening Nigh Cream, 5 buah Serum Brightening Cleanser, 52 Dos Air Mawar, 170 pcs Krim Zam-Zam, 1.300 lembar Stiker bulat bertuliskan Handbody Sofie.

Kemudian barang  bukti yang disita dari dari H alias T, yakni 240 Pcs Lipstik NYX 2071, 8 lusin lipstik Huda Beauty Glitter, 36 Pcs Huda Beauty Orang, 74 Pcs liptin candi Naked, 48 Pcs lipstik Hello Kitty Putar, 20 buah Blus on Aloevera, 12 buah Blus on Beauty, 20 buah Eye Brow Hasaya Girls, 16 buah Eye Shadow Tanako, 24 Pcs Lipstik Gloss 3ce sasimi, 12 Pcs Lipstik Huda emut, 12 Pcs Bedak Ver 88, 10 buah Blus On Mac, 4 Dos Lipstik Kiss Beauty, 48 Pcs Lipstik Revlon A866.

Selanjutnya, 36 Pcs Revlon LipGloss Gold, 48 Pcs Revlon tutup Gliter, 24 Pcs Huda Beauty, 48 Pcs Huda Beauty Putar, 96 Pcs Lipstik NYX A824, 60 Pcs Lipstik Dose Dos Pink, 21 Buah Eyebrow Aloevera, 36 Pcs Lip Revlon tutup Silver, 18 Pcs Maskara Dose, 24 Pcs Revlon Lip Gucci, 36 Pcs Lipstik Kylie, 60 Pcs Revlon Gepeng, 84 Pcs Revlon Gloss, 24 Pcs Lipstik Oimio, 36 Pcs Liptin Doraemon, 24 Pcs Lipstik Revlon Silver, 36 Pcs Revlon A829, 96 Pcs Revlon Tosca, 24 Pcs Liptin Hello Kity, 5 buah bedak Aprilskin, 30 Pcs Lipstik Kylie, 12 Pcs Dermacol, 24 Pcs Lipstik Dose Wanita, 24 Pcs Liptin Line, 5 Pcs Concealer Aloevera Pens, 12 Pcs Lipstik Huda Glose, 1 Paket Maskara DDK, 42 Box Lipstik 3ce Nude, Red, 8 buah Highlighter Karite, 12 Pcs Eyeliner Aloevera, 35 Pcs Concealer Bioqua, 12 Pcs Eyeliner Duyung, 12 Pcs Bedak Revlon, 22 Dos Liblam Aloevera, 5 Dos Contur Stik Aloevera, 19 Pcs Masker Gingseng, 8 Dos/lusin  SP Malaysia, 9 Pcs sabun temulawak, 19 Dos/lusin  BB Glow, 75 Pcs cream Day NightYR, 79 Pcs Cream racikan full pemutih, 8 botol Spray mess V, 53 paket /dos cream Zam-Zam, 59 Cup lulur warna cokelat berlabelkan Sofie, 185 cup Hand body berlabelkan Sofie, 1 Buah Buku Kurir, 1 buah buku Point atau penjualan.

Kemudian. jenis obat yang berhasil diamankan, yakni 243 Pcs Sam Yun Wan, 72 Pcs Minyak Lintah Papua, 13 Toples Susu Cantik, 13 botol Spirulina, 2 Pcs Kianpi Gold. YAT

SULTENGRAYA.COM


BERITA TERKAIT