450 Tenda untuk Pengungsi Korban Gempa Didirikan di Donggala
SULTENGRAYA.COM | 25/10/2018 17:20
450 Tenda untuk Pengungsi Korban Gempa Didirikan di Donggala

SULTENG RAYA – Warga yang di bantu oleh personil TNI di Donggala dirikan tenda pengungsi. Sebanyak 450 tenda didirikan dibeberapa titik pengungsian korban gempa 7,4 dan tsunami 28 September 2018 lalu.

Kepala Penerangan (Kapen) Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Kolonel Inf. Teguh Pudji Rahardjo mengatakan, Sejumlah prajurit TNI yang berada di Sektor Donggala terdiri dari Pasmar 1 Jakarta dan Pasmar 2 Surabaya membantu warga.

Mereka bahu-membahu mendirikan tenda bagi pengungsi, sebagai bentuk penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Palu, Sulawesi Tengah. Tenda yang diririkan di Desa Labean Kecamatan Balesang, Kabupaten Donggala sejak Senin (22/10/2018).

Selain di Labean, juga di Desa Balentuma 100 tenda, Desa Tanjung Padang 100 tenda  dan Desa Lampyo 100 tenda, yang semuanya berada di Kecamatan Sirenja. Untuk hari Selasa 23 Oktober 2018 didirikan lagi 150 jadi total  450 tenda sudah berdiri.“Info dari sektor Donggala Timur tenda yang didirikan hari ini 150 unit,” tambah Kapen Kogasgabpad Kolonel Inf. Teguh Selasa (23/10/2018).

Prajurit TNI dari Korps Marinir gabungan dari Pasmar 1 dan Pasmar 2 ini berada di sektor Donggala yang dipimpin Komandan sektor Kolonel Mar Arinto Beny Sarana.

“Selanjutnya masih menunggu bantuan tenda yang akan didatangkan dari Jakarta lagi untuk didirikan di daerah yang masih membutuhkan, seperti sepanjang pantai Barat Kabupaten Donggala,” kata Kepala Penerangan (Kapen) Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Kolonel Inf. Teguh Pudji Rahardjo.

SULTENGRAYA.COM


BERITA TERKAIT