Warga Sigi Keluhkan Minimnya Jumlah Bantuan
SULTENGRAYA.COM | 11/10/2018 09:20
Warga Sigi Keluhkan Minimnya Jumlah Bantuan

SULTENG RAYA – Sejumlah Jalur antar kecamatan di Kabupaten di Sigi, Sulawesi Tengah belum bisa diakses, salah satunya Jalur Poros Palu Kulawi. Hingga hari ke 10 pasca gempa 7,4 dan sunami belum ada upaya perbaikan.

Pantauan sepanjang jalan Senin (08/10/2018), tampak jalan amblas, patah hingga terbelah, selain itu sejumlah jembatan yang ambruk juga belum dilakukan perbaikan.

Hal ini mengakibatkan terhambatnya bantuan masuk ke wilayah Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro Nokilaki, Dolo Selatan serta beberapa kecamatan lain di Kabupaten Sigi.

BACA JUGA: Gubernur Longki Himbau ASN 8 Oktober Masuk kerja

Luki Lasu Warga Desa Sunju, Kabupaten Sigi mengeluhkan bantuan dari pemerintah yang hanya dapat setengah hingga satu liter beras saja. “Cuma dapat beras tiga liter kita dari hari pertama,” kata Luki.

Sementara itu papa Deni Warga Desa Bangga, Dolo Selatan juga hanya mendapatkan setengah liter beras dan tiga bungkus imdomie dari pemerintah.

“Tentu masih sangat kurang. Apa lagi sampai sekarang kita masih mengungsi di jalan begini,” katanya.

BACA JUGA: Satgas Yonarmed Bantu Evakuasi Ibu Melahirkan

Semua warga Sigi hingga kini masih mengungsi di tempat tempat aman seperti lapangan dan tempat tempat datar seperti di depan rumah.

Sementara itu, bhkan di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan ada dua orang pegawai kooperasi tertimbun longsor belum dievakuasi oleh tim penyelamat.

SULTENGRAYA.COM


BERITA TERKAIT