Misteri Penemuan Nining, Korban Tenggelam di Pelabuhan Ratu 18 Bulan Lalu yang Ditemukan Hidup
SUKABUMIUPDATE.COM | 03/07/2018 08:45
Misteri Penemuan Nining, Korban Tenggelam di Pelabuhan Ratu 18 Bulan Lalu yang Ditemukan Hidup

SUKABUMIUPDATE.com - Ada kejanggalan dalam cerita penemuan Nining, korban tenggelam di pantai Istiqomah, Pelabuhan Ratu, pada 18 bulan lalu yang ditemukan kembali di pantai yang sama dalam keadaan hidup. Pihak Balawista Kabupaten Sukabumi mengatakan tak ada laporan soal penemuan Nining Sunarsih (52 tahun) pada Sabtu (30/6/2018) malam di pantai tersebut. Padahal pantai sedang ramai.

Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Kabupaten Sukabumi, Asep Edom menegaskan, pada saat malam tersebut sekitar pantai Kebon Kalapa dan pantai Istiqomah sedang banyak dikunjungi wisatawan namun tidak ada yang tahu tentang hal tersebut. "Pas Sabtu malam itu tidak ada laporan penemuan orang. Banyak yang nelepon ke saya menanyakan terkait cerita pihak keluarga korban di berita itu, benar apa gak kejadiannya seperti itu. Saya tanya-tanya ke warga pesisir pantai Citepus tidak ada yang tahu sama sekali. Malah balik bertanya kejadiannya di mana, lokasinya dimana, masyarakat juga bingung dengan info tersebut," ujar Asep.

Asep mengungkapkan, kalau benar pihak keluarga menemukan kembali Nining di pantai Istiqomah seharusnya melaporkan penemuan tersebut ke anggota Balawista atau petugas yang ada di sekitar tersebut. "Ya kalau benar korban yang sempat hilang itu di temukan di sekitar itu minimal pengunjung atau masyarakat sekitar tahu lah ada penemuan itu," pungkasnya.

BACA JUGA: 
Didesak Warga Tiga Kecamatan, PT TSS Hentikan Sementara Blasting

Sebelumnya, Nining yang dinyatakan hilang selama 18 bulan akibat tenggelam di pantai Kebon Kalapa, Palabuhanratu telah kembali ke tengah keluarga. Nining ditemukan pihak keluarga di pantai Istiqomah, Palabuhanratu pada Sabtu (30/6/2018) malam. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 500 meter dari tempat tenggelamnya Nining pada 8 Januari 2017 lalu.

Reporter: NANDI
Redaktur: ANDRI S

BERITA TERKAIT