Jalanan Rusak Parah di Cikembar Sukabumi, Warganet Sebut Sebagai Destinasi Wisata Lobang Sewu
SUKABUMIUPDATE.COM | 09/02/2021 17:01
Jalanan Rusak Parah di Cikembar Sukabumi, Warganet Sebut Sebagai Destinasi Wisata Lobang Sewu

SUKABUMIUPDATE.com - netizen menyindir jalan Palabuhan II di Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat yang rusak dengan meme wisata lobang sewu. Dinamai begitu karena sepanjang jalur tersebut kini sudah terlalu banyak lobang, sehingga menyulitkan pengendara saat melintas.

Sedikitnya ada dua flyer wisata lobang sewu yang dipublish oleh netizen untuk menyindir kerusakan jalan yang jadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini. Perbedaannya pada penjelasan lokasi kerusakan, flyer pertama Bojong Cibodas, flyer kedua Sampora sampai Pangleseran, keduanya menunjukkan ruas jalan yang sama yaitu jalan raya Palabuhan II Cikembar, Kabupaten Sukabumi. 

Salah satu netizen yang membagikan flyer ini kepada sukabumiupdate.com, menerangkan kerusakan terjadi kurang lebih 3 kilometer. "Dari setelah simpang pasang Pangleseran sampai pabrik GSI," tegas akun facebook i.permana

Ia mengaku setiap hari melewati jalan tersebut saat berangkat atau pulang kerja. Kondisi kerusakan jalan ini bertambah repot saat hujan, karena pengendaraan harus ekstra hati-hati terutama untuk roda dua.

Meme wisata lobang sewu, sindiran netizen untuk jalan rusak di Cikembar Sukabumi

Jalan ini menurut sejumlah netizen pernah diperbaiki pada bulan Desember 2020 silam. Namun karena curah hujan cukup tinggi, tambalan lubang itu hanya bertahan tak lebih sepekan, langsung hancur dan rusak lagi.

Kerusakan kembali jalan provinsi ini sudah dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat. Kepala Dinas Pekerja Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar menegaskan sudah melaporkan kerusakan jalan tersebut kepada yang berwenang melakukan perbaikan.

BACA JUGA: Sungai Cilangkap Meluap, Jalan Raya Cikembar Sukabumi Terendam

"Diinfokan udah.. mudah2an tahun ini ada perbaikan..," jelas Asep Japar kepada sukabumiupdate.com, melalui pesan singkat, Selasa (9/2/2021).

"Untuk jalan provinsi atau nasional, kami selalu berkordinasi apalabila ada kerusakan selalu dilaporkan. Ia meminta warga khususnya pengguna jalan tersebut bersabar. Masih proses," pungkasnya.


BERITA TERKAIT