Sekarang Mahpud Harus Tidur di Masjid Setelah Rumahnya Ambruk Tertimpa Pohon
SUKABUMIUPDATE.COM | 22/01/2021 15:10
Sekarang Mahpud Harus Tidur di Masjid Setelah Rumahnya Ambruk Tertimpa Pohon

SUKABUMIUPDATE.com - Muhamad Mahpud (67 tahun) warga Kampung Bojongringkung RT 003/001,Desa Sasagaran, Kecamatan KebonpedesKabupaten Sukabumi, harus Tidur di Masjid sebab rumahnya kini sudah tak bisa dihuni.

Rumah Mahpud yang sudah lapuk dimakan usia itu semakin rusak setelah tertimpa Pohon Tumbang awal November 2020 lalu. Karena was-was rumahnya ambruk, Mahpud pun memilih untuk Tidur di Masjid setiap malam. 

BACA JUGA: Pohon Tumbang Lagi, Rumah Warga Cijawa Waluran Sukabumi Rusak

"Sudah tiga bulan rumah saya seperti ini akibat tertimpa Pohon Tumbang. Sekarang saya tidak bisa tinggal di rumah saya yang rusak ini," lirih Mahpud kepada sukabumiupdate.com, Jumat (22/1/2021).

Mahpud yang harus Tidur di Masjid karena rumah tidak dapat dihuni lagi. Selain sudah lapuk, rumah itu semakin rusak setelah tertimpa pohon.

"Saya berharap kepada pihak manapun untuk bisa membantu saya supaya saya bisa tinggal lagi di rumah ini lagi dan barang rumah tangga saya juga belum dipindahkan, minimal saya minta dibangunkan untuk menyimpan barang-barang saya, karena khawatir barang-barang yang ada di rumah saya ini menjadi ikut-ikutan rusak," ujar Mahpud. 

BACA JUGA: Pohon Tumbang Timpa Rumah di Kiarajangkung Sukabumi, Satu Keluarga Mengungsi

Saat rumah itu bisa dihuni, Mahpud tinggal disana seorang diri karena istrinya sudah meninggal. Sedangkan anaknya sudah berkeluarga dan tinggal di Bogor. 

Mahpud yang tercatat sebagai penerima Bansos Provinsi ini ingin memperbaiki rumahnya itu, tapi belum bisa. Untuk kebutuhan sehari-harinya saja mengandalkan uang dari pemberian tetangga kadang minta ke saudaranya.

Sementara itu Kepala Desa Sasagaran Udan Abdullah menjelaskan, pihak pemdes sudah mengetahui kondisi yang dialami Mahpud ini. Pemdes pun sudah melihat secara langsung keadaan warganya itu.

Menurut Udan, pemdes sudah punya rencana untuk membangun rumah warganya. "Kita pun sudah punya rencana untuk membangunnya, minimal bisa di tempati lagi sama warga saya itu. Dan berharap ada yang bisa membantu dari dinas-dinas terkait ataupun dari pihak lainnya juga," kata Udan.


BERITA TERKAIT