Lumba-lumba Hidung Botol Kembali Muncul di Pelabuhan Ratu, Pertanda Apa?
SUKABUMIUPDATE.COM | 16/09/2020 10:30
Lumba-lumba Hidung Botol Kembali Muncul di Pelabuhan Ratu, Pertanda Apa?
Screenshot kawanan lumba-lumba hidung botol di Palabuhanratu tahun 2018 silam, hari ini kawasan lumba lumba ini kembali terlihat | Sumber Foto:Fajar Sepdiansyah

SUKABUMIUPDATE.com – Jagat media sosial Sukabumi heboh dengan kemunculan kawanan lumba-lumba yang berenang riang di sekitar kapal patroli laut gabungan di perairan teluk palabuhanratu pada Selasa (15/9/2020) jelang petang. Bagi warga pesisir, kemunculan kawanan lumba-lumba ini adalah fenomena akhir tahunan biasanya menjadi penanda musim kemarau.

Kemunculan hewan mamalia laut itu terekam jelas dalam video berdurasi 31 detik yang diabadikan oleh anggota Satpol Air polres Sukabumi Brigadir Erwin saat ikut dalam tim gabungan Satuan Polisi Air Polres Sukabumi, TNI Angkatan Laut, UPTD PSDKP Wilayah Selatan Provinsi Jawa Barat dan Satwas PSDKP Palabuanratu.

Diungkapkan Kasi Sumberdaya Kelautan Provinsi Jabar Abdul Azis, puluhan lumba-lumba yang terekam dalam video tersebut muncul tepat di kawasan Perairan Loji sesaat tim gabungan bertolak menuju perairan Palabuhanratu dengan menggunakan kapal KP Napoleon Jabar 01 milik SDKP Provinsi Jawa Barat.

"Tim gabungan bertolak sekitar pukul 10.00 WIB dari perairan Loji menuju Palabuhanratu tiba-tiba kami terkejut melihat puluhan lumba-lumba muncul di depan dan samping perahu," ujarnya, Selasa (15/9/2020).

Dijelaskan Abdul Azis, Kemunculan puluhan lumba lumba tersebut menurutnya bak sedang sedang mengawal tim gabungan yang sedang berpatroli laut. "Tim gabungan akhir-akhir ini rutin menggelar patroli itu dilakukan sebagai langkah konkret untuk menjaga gangguan kamtibmas di wilayah perairan Sukabumi," jelasnya. 

Tim Gabungan Patroli Laut saat di kejutkan dengan kemunculan puluhan lumba lumba di perairan Palabuhanratu. Selasa (15/9/2020).

Bagi warga pesisir dan nelayan Palabuhanratu, kemunculan kawanan lumba-lumba hidung botol ini adalah fenomena tahunan. Dari catatan redaksi sukabumiupdate.com, kawanan lumba-lumba ini pada bulan Noveber 2018 juga sempat direkam warga yang tengah mencari ikan di sekitar perairan teluk Palabuhanratu, bahkan foto dan video penampakan mamalia laut itu lebih dekat dan detil.

Saat itu aksi lumba-lumba ini direkam oleh nelayan sekaligus anggota Pos Basarnas Sukabumi, Fajar Sepdiansyah (23 tahun). Lokasinya sekitar 2 mil dari daratan Pantai Sukawayana Tengah. 

"Dua hari berturut-turut saya lihat kawanan lumba-lumba. Selain di lepas Pantai Sukawayana Tengah juga ada di perairan sekitar PLTU," ujar Fajar kepada sukabumiupdate.com, waktu itu. 

Ketua Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Palabuhanratu, Zul Sugis (57 tahun) menambahkan bahwa kawanan lumba-lumba biasanya muncul di musim kemarau. Kendati demikian, bukan berarti tidak bisa ditemukan saat musim hujan. 

"Kalau airnya jernih, dan tidak ada hujan biasanya kawanan lumba-lumba terlihat. Yang penting cuacanya terik," tutur Zul yang juga ayahanda dari Fajar Sepdiansyah ini. 

"Biasanya muncul pagi jelang siang, atau sore hari sampai tenggelam matahari," tambahnya. 

Selain di sekitar teluk Palabuhanratu, pemandangan kawanan lumba-lumba juga biasa terlihat di Perairan Karang Hantu. Salah satu spot wisata diving di Geopark Ciletuh Palabuhanratu. 

“Kami menyediakan paket wisatanya jika memang ada yang berminat,” pungkas Zul.

SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT