Langka, Anak Meong Congkok Ditemukan Terpisah dari Induknya di Sukabumi
SUKABUMIUPDATE.COM | 05/08/2020 10:00
Langka, Anak Meong Congkok Ditemukan Terpisah dari Induknya di Sukabumi
Kucing hutan atau Meong Congkok yang ditemukan warga kini diamankan di PPSC Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Seekor kucing hutan (Prionailurus bengalensis) atau warga setempat biasa menyebutnya Meong Congkok, ditemukan warga Kampung Bungur Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.

"Kucing hutan tersebut ditemukan di lahan perkebunan milik warga pada 2 Agustus kemarin. Saat itu  warga berniat membetulkan sumur," ujar P2BK Jampang Tengah, Dadi Supardi kepada sukabumiupdate.com, Selasa (4/8/2020).

Pria yang akrab disapa Idad itu melanjutkan, Meong Congkok yang diperkirakan masih berusia beberapa bulan itu sempat dipelihara warga selama dua hari.

"Begitu dapat informasi ada kucing hutan, langsung ke lokasi di Kampung Bungur. Dengan sukarela, warga menyerahkannya kepada kami, dan diserahkan ke komunitas Probumi untuk diserahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Nyalindung, Kabupaten Sukabumi," terangnya.

Anak kucing hutan atau meong congkok diamankan di PPSC Nyalindung Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Asep Has dari komunitas kemanusiaan dan lingkungan Probumi membenarkan telah menyerahkan seekor kucing hutan alias meong congkok yang berjenis kelamin jantan tersebut.

"Tadi juga langsung diserahkan ke PPSC untuk dirawat. Setelah besar dan bisa berburu mencari makan sendiri akan dilepasliarkan ke hutan," jelas Asep Has.

"Kemungkinan bayi Meong Congkok ini berumur satu bulan, dan terlepas dari induknya. Terima kasih kepada semua pihak yang masih peduli, kucing hutan sekarang ini sudah mulai langka," pungkasnya.

SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT