Mengulik Kendaraan Taktis Maung Buatan Pindad, Desainnya Tak Kalah dengan Hummer Buatan Amerika
SUKABUMIUPDATE.COM | 14/07/2020 14:21
Mengulik Kendaraan Taktis Maung Buatan Pindad, Desainnya Tak Kalah dengan Hummer Buatan Amerika

SUKABUMIUPDATE.com - Maung adalah kendaraan taktis atau mobil rantis buatan buatan PT Pindad, dibekali mesin diesel turbo 2.400 cc, 4 silinder, Double Over Head Camshaft (DOHC) 16-katup dengan transmisi manual 6 percepatan.

Mengutip Tempo.co, mobil ini tengah viral karena dikemudikan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga 149 hp dan torsi 400 Nm. Tenaga itu itu ditunjang dengan sistem penggerak roda 4WD dengan Rear Differential Lock.

Mobil bergaya jip ini diklaim mampu melesat dalam hingga kecepatan 120 km per jam. Adapun sistem kelistrikannya, 12 volt dengan baterai 100 Ah / 12 Volt

Sementara untuk kapasitas bahan bakar, tangkinya mampu menampung 80 liter. Plus dua jerigen berkapasitas 20 liter yang bisa menyimpan bahan bakar cadangan atau air.

Maung menggunakan mesin produksi pabrikan Jepang, yaitu mesin turbo diesel kapasitas 2.500 cc dengan transmisi enam percepatan serta sistem gerak 4x4. Di jalan bebas hambatan, rantis ini dapat melesat hingga 120 - 140 km per jam. Twitter/PT Pindad

Selayaknya mobil militer, Maung dilengkapi braket senjata kaliber 7.62 mm. Juga konsol senapan serbu SS2-V4. Towing 4 Buah, Qinch 4.5 ton, Hi Lift Jack, lampu blackout serta prangkat navigasu GPS dan tracker kendaraan.

Tak sampai di situ, mobil ini juga diklaim mampu melewati genangan air atau lumpur dengan ketinggian maksimal hingga 75 cm. Lalu kemampuan maksimal saat tanjakan diklaim bisa menanjak hingga kemiringan 60 derajat dan kemiringan samping hingga 30 derajat.

Nah, desainnya menarik. Memperlihatkan dengan jelas bahwa mobil ini memiliki kemampuan menjelajah di segala medan. Dilihat dari desain, tak kalah dibanding mobil perang tentara Amerika Serikat, Hummer. 

Untuk harga rantis Maung dibanderol Rp 600 juta. Kabarnya mobil ini akan dipesan oleh Kementerian Pertahanan sebanyak 500 unit.

Sumber: Tempo.co


BERITA TERKAIT