Enam Kali Kotak Infak Masjid Dibobol, Warga Pasang CCTV Kepung Maling Berkepala Plontos
SUKABUMIUPDATE.COM | 06/02/2020 17:40
Enam Kali Kotak Infak Masjid Dibobol, Warga Pasang CCTV Kepung Maling Berkepala Plontos
Rekaman kamera CCTV memperlihatkan maling kotak amal sedang beraksi di Masjid Jami Asyaadah Kampung Citamiang RT 01/04 Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/2/2020) malam.

SUKABUMIUPDATE.com - Maling kotak amal terekam kamera CCTV saat melancarkan aksinya di Masjid Jami Asyaadah Kampung Citamiang RT 01/04 Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/2/2020) malam, sekitar pukul 22.57 WIB.

BACA JUGA: Maling Kotak Amal di Masjid Birrul Walidin Sukabumi, BOS: Seragam Ojol Mudah Didapat

Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat jelas pelaku seorang pria dengan ciri-ciri kepala plontos masuk lewat pintu belakang masjid sambil membawa tas punggung. Tanpa banyak basa-basi, pria itu langsung membongkar kotak amal yang disimpan di tengah-tengah masjid. Video tersebut juga viral di media sosial, dibagikan oleh akun facebook bernama Luthfi.

 

Masjid Jami Asyaadah Kampung Citamiang RT 01/04 Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Syahrul Himawan

Warga setempat, Muhammad Lutfi (20 tahun) mengatakan, Masjid Jami Asyaadah sudah enam kali dibobol maling. Bila ditotalkan, uang yang hilang dari kotak amal yang sama mencapat Rp 2,5 juta.

"Nah, yang kejadian semalam itu sudah disiapkan oleh warga menjebak si maling dengan memasang kamera CCTV. Warga tidak ada yang kenal dengan maling tersebut. Kemungkinan bukan warga sekitar sini," kata Lutfi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (6/2/2020).

BACA JUGA: Ternyata, Bapak di Sukabumi Ini Sudah Dua Kali Kepergok Maling Kotak Amal

Masih kata Lutfi, warga yang memantau langsung CCTV berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mengepung maling tersebut. Saat dikepung, maling yang belum diketahui identitasnya itu sempat berusaha kabur ke perkampungan, namun berhasil diamankan.

"Maling sempat melarikan diri ke arah atas kampung. Namun usaha maling sia-sia karena warga sudah mengepung. Pukul 22.58 WIB maling tertangkap dan langsung diserahkan ke Polsek Nagrak. Kami minta pelaku dihukum supaya ada efek jera," terangnya.


BERITA TERKAIT