Saling Tatap di Konter HP Menyulut Tawuran Dua Kampung di Sukabumi
SUKABUMIUPDATE.COM | 21/01/2020 09:00
Saling Tatap di Konter HP Menyulut Tawuran Dua Kampung di Sukabumi
Suasana di Kampung Parungseah Gede RT 02/04 Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/1/2020) malam. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana Kampung Parungseah Gede RT 02/04 Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi pada Senin (20/1/2020) malam, mendadak ramai dijaga aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI. Suasana juga menjadi lebih mencekam.

Saat ditelusuri, Ketua RW 04 Desa Parungseah Heru Darmawan mengatakan, ternyata di lokasi tersebut diduga sedang terjadi perselisihan antar warga dari dua kampung yang berbeda. Heru menyebut sempat terjadi aksi perkelahian pada Minggu (19/1/2020) kemarin.

BACA: Mesin Kelapa Korslet, Pasar Penampungan Tipar Gede Kota Sukabumi Terbakar Lagi

"Jadi kemarin itu sekitar pukul 17.00 WIB, ada perkelahian antara warga saya dengan salah seorang warga Pasirpogor. Perkelahian tersebut bermula karena kesalahpahaman antara warga Pasirpogor yang berinisial T dengan warga kami yang berinisial D," kata Heru kepada sukabumiupdate.com.

Ketua RW 04 Desa Parungseah Heru Darmawan memperlihatkan surat perjanjian damai warganya dengan warga Pasirpogor usai terjadi perkelahian. | Sumber Foto: Oksa BC

Lanjut Heru, sebelum terjadi perkelahian, saat itu D sedang nongkrong di counter handphone. Tak lama berselang T datang, dan keduanya saling bertatapan lalu saling melotot, hingga akhirnya terjadi perkelahian.

"T ini cerita kepada saya, katanya sedang memiliki masalah ekonomi keluarga. Sehingga saat bertemu dengan D, emosinya seakan tidak terkendali," sambung Heru.

Heru melanjutkan, perkelahian pada sore kemarin itu sangat mengundang perhatian warga, sehingga banyak yang berkumpul dan berupaya melerai kedua pemuda tersebut. Setelah berhasil dilerai, sambung Heru, kedua pemuda dari dua kampung berbeda itu, dibawa ke rumahnya untuk didamaikan.

"Akhirnya di rumah kami diislahkan, bahkan dibuatkan surat perdamaian di atas materai. Disaksikan pula oleh beberapa pihak. Alhamdulillah semuanya selesai dan berakhir damai," jelas Heru.

Heru mengungkapkan, ternyata ada salah satu warganya yang mengunggah video perkelahian kedua pemuda tersebut di media sosial. Alhasil, kelompok warga dari Pasirpogor diduga tersulut emosinya dan kembali mendatangi Kampung Parungseah Gede RT 02/04 Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi dengan menggunakan sepeda motor pada Senin (20/1/2020) malam.

BACA: Tol Bocimi Seksi II Baru 40 Persen, Ini Harapan Polisi dan Masyarakat Sukabumi

"Ada sekitar 15 motor yang menurut informasi mereka membawa senjata tajam. Sekitar pukul 19.00 WIB. Alhamdulillah di sini sedang dalam keadaan sepi dan mereka kembali pergi. Sekarang kita sedang mengupayakan langkah terbaiknya seperti apa, supaya tidak sampai terjadi keributan," tandas Heru.

SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT