Abang Adik Dikeroyok Akibat Durian, Si Adik bahkan Dilempar Durian Sebelum Dihujani Bogem Mentah
SUKABUMIUPDATE.COM | 13/01/2020 15:50
Abang Adik Dikeroyok Akibat Durian, Si Adik bahkan Dilempar Durian Sebelum Dihujani Bogem Mentah

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak keluarga korban penganiayaan kakak beradik warga Karang Tengah RT 002/012, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, mengapresiasi polisi yang berhasil menangkap para pelaku. Di Polsek Gunungpuyuh saat ini sudah ada tiga orang pelaku penganiayaan berinisial Yd, Gjr dan Gl.

"Mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap jajaran kepolisian khususnya Polsek Gunungpuyuh dan Polres Sukabumi Kota dengan tertangkapnya pelaku ini," ujar kuasa hukum korban, Syaiful Rachman kepada sukabumiupdate.com, Senin (13/01/2020).

Akibat kejadian ini Goldy terluka karena dilempari durian dan dipukuli. Kondisi serupa juga dialami Gibran, dia terluka dan bahkan hampir ditusuk oleh pelaku. 

BACA JUGA: Polisi Beri Keterangan Berbeda Soal Pengakuan Penganiayaan Ojol Perempuan di Cisaat

Syaiful dan pihak keluarga korban sudah mendatangi Polsek Gunungpuyuh dan melihat tiga pelaku sudah mendekam dalam sel. Menurut Syaiful, satu pelaku tertangkap dihari kejadian penganiayaan dan dua pelaku ditangkap pada Minggu (12/1/2020) kemarin.

"(pelaku yang pertama ditangkap) di tanggal 6 (tanggal terjadinya penganiayaan). Yang (pelaku) kedua itu (ditangkap) hampir jam 2 pagi, (ditangkap) saat mau kabur ke arah Bogor (ditangkapnya) di Cisaat (tepatnya) di Cibolang. (Kemudian) yang (pelaku) ketiganya menyerahkan diri dengan sukarela," kata Syaiful.

BACA JUGA: Buntut Penganiayaan Band SKA Asal Sukabumi, Pihak EO Minta Maaf

Sementara itu, Kapolsek Gunungpuyuh AKP Kosasih membenarkan penangkapan tiga pelaku penganiayaan. "Ketiga tersangka tersebut berinisial Yd, Gn dan Gl. Gn diamankan polisi di salah satu lokasi di Cisaat pada Minggu (12/1/2010) dini hari, sementara Gl berhasil diamankan dengan sikap kooperatif dari tersangka. Total tersangka memang ada tiga, bukan empat," ujar Kosasih.

Kosasih menghimbau masyarat untuk bisa menjaga ketertiban dan keamanan. Menurut dia, bila terjadi kesalahpahaman agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Bila terjadi kesalapahaman atau terjadi tindak pidana lainnya laporkan saja ke pihak kepolisian atau polsek terdekat dan tidak mengambil tindakan sendiri atau main hakim sendiri yang nantinya akan merugikan  diri sendiri maupun pihak lainnya," kata dia.


BERITA TERKAIT