Penampakan Ribuan Ulat Jati Serbu Jalan Nasional Tegalbulled, Bergantungan dan Merayap di Aspal
SUKABUMIUPDATE.COM | 24/12/2019 14:15
Penampakan Ribuan Ulat Jati Serbu Jalan Nasional Tegalbulled, Bergantungan dan Merayap di Aspal
Para pengguna jalan, setelah melewati perkebunan jati, berhenti membersihkan pakaian dari ulat pohon jati.

SUKABUMIUPDATE.com - Ribuan ulat pohon jati teror pengguna jalan di ruas jalan nasional Tegalbulled, tepatnya memasuki perkebunan jati PTPN VIII Cikaso, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Kalong Raksasa Kembali Teror Warga Cipanengah Cisolok

"Perkebunan jati itu diperkirakan sepanjang dua kilometer. Memasuki perkebunan tersebut ulat pohon jati bergelantungan, bahkan berjatuhan ke aspal," ujar seorang warga Kampung Cikuda, Desa Tegalbuleud, Rasiman (48 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Selasa (24/12/2019).

 
 

Beberapa ulat bulu yang menempel di baju pengendara di ruas jalan nasional Tegalbulled, tepatnya memasuki perkebunan jati PTPN VIII Cikaso, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | (Sumber foto: Istimewa)

Menurut dia, ini kejadian yang pertama kalinya dan biasanya dari perubahan daun jati. Asalnya kering karena musim kemarau, sekarang tumbuh daun muda, dan mengakibatkan banyak ulat.

"Dulu juga memang sering muncul ulat saat pergantian daun muda, namun tidak sampai merambat ke jalan raya dan bergelantungan seperti ini," tandasnya. 

BACA JUGA: Ditangkap, Pelaku Teror Batu di Jalan Kiara Dua Sukabumi Ternyata Anak Usia Belasan Tahun

Seorang pengguna jalan warga Sinar Laut, Heri (29 tahun) mengatakan keberadaan ulat itu meresahkan pengguna jalan yang akan melintas. Apalagi perempuan dan anak-anak yang dibonceng menggunakan motor sampai ada yang menangis. 

"Bahkan sampai dititipkan ke mobil yang lewat, ada juga yang tidak jadi melewati jalan itu. Selain geli jika melihatnya, namanya ulat pasti ada gatalnya, karena berbulu," pungkasnya.


BERITA TERKAIT