Sekali Antar Sabu, Kurir Narkoba Perempuan Jaringan Lapas Nyomplong Dibayar Rp 1 Juta
SUKABUMIUPDATE.COM | 17/10/2019 16:07
Sekali Antar Sabu, Kurir Narkoba Perempuan Jaringan Lapas Nyomplong Dibayar Rp 1 Juta

SUKABUMIUPDATE.com - AN (20 tahun), perempuan yang menjadi tersangka kasus pengedaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam Lapas Nyomplong mendapat Rp 1 juta dari satu kali antar. Adapun PF (28 tahun), yang mengendalikan peredaran narkoba itu berada di dalam Lapas karena kasus serupa. PF sendiri telah divonis 6 tahun penjara dan kini baru menjalani hukuman 8 bulan.

Namun, Akibat perbuatannya itu, para tersangka terjerat UU Narkotika dengan ancaman 20 tahun. UU 36 Tahun 2009 ancaman 10 tahun. UU Nomor 6 Tahun 1997 ancaman 5 tahun.

AN mengaku baru dua minggu menjalani perannya sebagai kurir pengantar narkoba yang dikendalikan PF dari dalam penjara. AN mengaku PF ini adalah temannya. Adapun modus yang dilakukan melalui handphone. "Kenal dengan orangnya karena teman. Dikendalikan melalui handphone," katanya.

BACA JUGA: Jadi Kurir Narkoba, Perempuan Ini Dikendalikan Napi Lapas Nyomplong Sukabumi

Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Ma'ruf Murdianto mengungkapkan, tersangka PF mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas menggunakan WhatsApp. Tersangka AN yang ditangkap di rumahnya di daerah Selabintana ini tahu seluk beluk narkoba ini karena pemakai.

Ma'ruf mengatakan, kemungkinan tersangka itu memang berkooordinasi dengan petugas lapas. Maka dari polisi melakukan pengembangan. "Baru ketahuan, dan sudah kita koordinasikan dengan Kalapas untuk ke depan ada pengendalian peredaran dari Lapas," kata Ma'ruf.

SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT