Pulang Mengajar, Guru SD di Sukabumi Disambut Perampok, Luka Parah di Kepala
SUKABUMIUPDATE.COM | 19/09/2019 09:40
Pulang Mengajar, Guru SD di Sukabumi Disambut Perampok, Luka Parah di Kepala
Zainah, korban perampok sadis yang mengalami luka bacok pada kepala. Guru SD ini memergoki perampok yang beraksi di rumahnya di Kampung Kebonjati, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (18/9/2019) petang. | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Perampok sadis beraksi di rumah seorang guru SD, di Kampung Kebonjati RT 03/01, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (18/9/2019).

BACA: Gerombolan Perampok 212 Mart di Cisaat Sukabumi Tinggalkan Kotoran

Perampok tak segan melukai Zainah, pemilik rumah. Korban yang merupakan guru SDN 2 Cibadak ini mengalami luka bacokan di kepala hingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak.

Kapolsek Parakansalak, AKP Slamet Irianto mengatakan, saat itu pelaku yang diduga lebih dari satu orang sudah berada di dalam rumah korban. Kemudian korban yang pulang dari mengajar masuk ke dalam rumah dan memergoki aksi perampokan tersebut. Perampok yang sudah mempersenjatai diri langsung melayangkan senjata tajam ke kepala korban.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB setelah korban pulang mengajar. Korban seorang Guru SDN 2 Cibadak. Korban menderita luka pada dahi yang cukup parah," ujar Slamet kepada sukabumiupdate.com.

Polisi masih melakukan penyelidikan kasus ini. "Kami masih mengumpulkan data untuk pemeriksaan lebih lanjut karena korban belum bisa memberikan keterangan,"ujarnya.

Berdasarkan keterangan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Erni (45 tahun) teman korban seusai magrib. Erni saat itu menelepon korban karena mau mengantarkan makanan, namun telepon tak juga direspon. Tak lama berselang, Erni ditelepon balik oleh korban. Dalam sambungan telepon itu, korban menyatakan sedang disiksa dan meminta tolong Erni.

Erni kemudian bergegas ke rumah korban dan meminta tolong kepada Sofiudin (32 tahun), penghuni kontrakan milik korban.

BACA: Pastikan Penyebab Keracunan Nasi Uduk di Bantargadung, Dinkes Tunggu Hasil Lab BPOM

Sofiudin bersama teman-temannya kemudian masuk rumah dan melihat korban bersimbah darah tergeletak diteras rumah depan. Korban langsung dibawa ke klinik namun karena lukanya parah korban dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Kemudian dibawa lagi ke RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi.

"langsung di bawa ke Klinik Bebita Bojonggenteng (namun) ditolak dan dibawa ke RSUD Sekarwangi. Sekarang sudah di RSUD Syamsuddin SH," jelas Sofiudin.

SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT