Siswa SMP di Pelabuhanratu Dibacok Orang Tak Dikenal, Lukanya 10 Jahitan
SUKABUMIUPDATE.COM | 03/09/2019 20:07
Siswa SMP di Pelabuhanratu Dibacok Orang Tak Dikenal, Lukanya 10 Jahitan

SUKABUMIUPDATE.com - RW (14 tahun) pelajar salah satu SMP di Palabuhanratu mengalami luka yang begitu parah pada punggung bagian tengah dan bagian bawah sebelah kiri. Saat ini korban masih berada di RSUD Palabuhanratu. 

Kapolsek Palabuhanratu, AKP Oki Eka Kartikayana menyatakan, dari keterangan dokter, korban mengalami pendarahan yang banyak akibat dua luka dalam, yaitu luka akibat bacokan dengan panjang 15 cm dan 10 cm dengan kedalaman 2 cm.

BACA JUGA: Hendak Isi Bensin, Pelajar SMP di Palabuhanratu Dibacok Orang Tak Dikenal

Menurut Oki, akibat luka ini pihak RSUD Palabuhanratu meminta agar korban dirujuk ke RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi. "Ya setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dokter jaga RSUD Palabuhanratu luka yang dialami korban cukup serius hingga harus dirujuk ke RS Syamsudin Sukabumi," ujar Oki.

Saat ini luka pada punggung bawah sebelah kiri korban sudah dijahit, namun 10 jahitan tersebut merupakan jahitan situasi. Lebih lanjut Oki menjelaskan, korban merupakan warga Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Menurut Oki setelah mendapat laporan anggota Polsek Palabuhanratu langsung mendatangi TKP hingga meminta keterangan kepada dokter jaga.

"Anggota Polsek Palabuhanratu sudah mendatangi TKP, mendata saksi dan mendatangi korban ke RSUD Palabuhanratu untuk meminta keterangan korban dan dokter jaga," ujarnya.

BACA JUGA: Jenguk Pelajar Korban Bacok, Ketua Fraksi Partai Gerindra Soroti Pengawasan Sekolah

Kasus pembacokan ini terjadi di sekitar Taman Kota Tenjoresmi, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Senin (2/9/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban akan ke GOR bersama kedua temannya menggunakan satu motor.

Korban kemudian berniat mengisi bensin di pom bensin mini depan Taman Tenjoresmi. Namun di tengah perjalanan menuju pom bensin mini tersebut, ada sekelompok pria yang pakai seragam SMP menaiki dua motor juga membawa celurit yang kemudian mengikuti korban. Tiba-tiba dari belakang, salah seorang pelaku dua kali melayangkan bacokan ke punggungnya. Saat sabetan yang ketiga, korban langsung melompat dari motor. Sedangkan kedua teman korban selamat karena sudah dulu loncat dari motor. Kasus pembacokan pelajar ini kini ditangani unit Reskrim Polres Sukabumi.


BERITA TERKAIT