PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Buka Bursa Penjaringan Pilkada 2020
SUKABUMIUPDATE.COM | 02/09/2019 14:07
PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Buka Bursa Penjaringan Pilkada 2020

SUKABUMIUPDATE.com - PDI Perjuangan membuka bursa penjaringan khusus untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 mendatang. Pendaftaran mulai dibuka tanggal 2-20 September 2019, dari pukul 09.00-16.00 WIB.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurzaman menjelaskan penjaringan bersifat terbuka. Siapapun yang ingin mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, baik kader maupun kalangan masyarakat terbuka, dipersilahkan untuk mendaftar.

BACA JUGA: PDI Perjuangan Sepakat Ketua DPC Jadi Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi

"Pendaftaran di Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Jalan Raya Selakopi, Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Ini penjaringan terbuka untuk umum, siapapun boleh mendaftar. Kader boleh, umum boleh. Persyaratan menyusul," kata Paoji saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Minggu (1/9/2019) malam.

Dalam penjaringan tersebut, lanjutnya, akan dihimpun figur-figur yang dinilai potensial untuk maju di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 mendatang. Baik untuk bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati.

BACA JUGA: Ganti Nahkoda, Uwok dan Yudi Pimpin DPC PDIP Kota dan Kabupaten Sukabumi

"Dari yang daftar itu, kita data ada berapa orang, bisa dari internal atau eksternal. Setelah itu kita jaring dan laporkan ke DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat dan ke DPP. Kemudian kita juga sedang melakukan lobi politik dengan partai lain untuk koalisi, karena hari ini PDI Perjuangan hanya mendapat enam kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi. Harus berkoalisi," imbuhnya.

Di lingkungan internal PDI Perjuangan sendiri, masih kata Paoji, ada pula beberapa nama yang dianggap potensial untuk maju di Pilkada 2020.

"Kan ada nama Haji Zaenal, terus bahkan Ketua DPC, Pak Yudi Suryadikrama juga berpotensi. Sebetulnya kita ingin kader kita yang maju. Tapi sekarang, kita konsentrasi ke penjaringan dulu. Selain tentunya melakukan lobi politik dengan partai politik lain untuk koalisi," katanya.


BERITA TERKAIT