Setelah Mabuk Bareng, Empat Pelaku Aniaya Korban di Bawah Umur Karena Motif Cemburu
SUKABUMIUPDATE.COM | 24/08/2019 14:07
Setelah Mabuk Bareng, Empat Pelaku Aniaya Korban di Bawah Umur Karena Motif Cemburu

SUKABUMIUPDATE.com - Tiga orang remaja, masing-masing berinisial SR (20 tahun), CA (17 tahun) dan AD (18 tahun) diamankan polisi lantaran terlibat aksi pengeroyokan terhadap remaja dibawah umur. Satu pelaku diantaranya, SR berjenis kelamin perempuan.

BACA JUGA: Edarkan Narkoba di Kota Sukabumi, 12 Orang Diciduk Polisi

"Totalnya ada empat pelaku. Tiga orang sudah tertangkap dan telah dilakukan penahanan, dan satu lagi berinisial UK masih DPO. Sebagian pelaku melakukan pengeroyokan dengan tangan kosong dan ada juga yang pakai golok," kata Kapolsek Citamiang, AKP Anun Suryana kepada sukabumiupdate.com, Kamis (22/8/2019).

Dalam rilis yang diterbitkan pihak kepolisian, sebelum melakukan aksi pengeroyokan, keempat tersangka berkumpul di depan Departement Store Ramayana, Sabtu (17/8/2019) pukul 01.00 WIB, sambil meminum minuman beralkohol.

Kemudian, pada pukul 02.30 WIB, keempat tersangka tersebut berangkat menggunakan dua sepeda motor ke Jalan Pemuda, Gang H Jayadi Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang untuk menjemput TA, yaitu mantan pacar dari salah satu pelaku.

Selanjutnya, keempat tersangka membacok korban, seorang laki-lki di bawah umur, yang tak lain adalah teman TA karena motif cemburu. Pembacokan tersebut dilakukan di rumah kos milik korban di Jalan Pemuda, Gang H Jayadi Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang sekitar pukul 03.00 WIB. Lalu pada pukul 03.30 WIB, keempat tersangka beserta TA kembali pergi menuju Departemen Store Ramayana, kemudian membubarkan diri.

BACA JUGA: Luka Parah, Ibu Muda Korban Penusukan Pelajar di Cireunghas Harus Dioperasi

"TA adalah mantan pacar salah satu pelaku. Motif cemburu, tidak terima TA diperlakukan sampai menangis. Korban adalah laki-laki di bawah umur dan masih dirawat di rumah sakit, karena mengalami luka bacok dan luka pukul. Tersangka perempuan berinisial SR juga ikut memukul dan menendang," kata Anun.


BERITA TERKAIT