Kasus Curanmor Berlatar Konflik Keluarga, Kapolres Kapolda Kapolri Akan Dipraperadilankan
SUKABUMIUPDATE.COM | 11/02/2019 14:29
Kasus Curanmor Berlatar Konflik Keluarga, Kapolres Kapolda Kapolri Akan Dipraperadilankan
Pengacara Boyamin (pakai Batik) saat di Polres Cianjur. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Gara-gara kasus pencurian motor (curanmor) Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian akan dipraperadilankan. Hal ini diungkap Pengacara Boyamin Saiman pengacara dari korban curanmor Hartanto Jusman (57) yang mengaku kecewa dengan penanganan di tingkat kepolisian yang lamban.

Menurut Boyamin, berkas dari pelaku Suherman Mihardja alias Aan harusnya sudah bergulir ke kejaksaan alias P21 namun belum juga ada niat kepolisian pelimpahan ke kejaksaan.

"Dalam satu pekan kedepan kita akan ajukan praperadilan, semuanya mulai dari tingkatan Polres, Polda dan Mabes Polri. Wajar saja saya marah seperti ini karena klien kami mencari keadilan, namun rasa-rasanya seperti dipermainkan," terang Boyamin dalam rilis kepada wartawan, Senin (11/2/2019).

BACA JUGA: Wisata Pantai Ciracap Sukabumi Rawan Curanmor, Warga Resah

Boyamin menilai, praperadilan menurutnya bisa dilakukan hingga ke tingkat Mabes Polri karena saat proses gelar perkara kasus yang terbilang sederhana ini juga digulirkan hingga ketingkatan yang sama.

"Untuk gelar perkara saja bergulir dari Polres, Polda dan Mabes Polri belum lagi di tingkat Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung. Jadi saya rasa hal yang sama akan saya lakukan dengan jalan praperadilan," lanjutnya.

Baca selengkapnya latar belakang kasus ini di SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT