Viral Video Menikah di Dalam Bus Berjalan, Ternyata Pengantinnya Orang Boyolali dan Klaten
JOGLOSEMARNEWS.COM | 16/07/2021 14:28
Viral Video Menikah di Dalam Bus Berjalan, Ternyata Pengantinnya Orang Boyolali dan Klaten
Seorang supir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Gunung Mulia beristirahat di dalam Terminal Pondok Cabe yang rusak di Jalan Kemiri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten (15/1). Meski minim fasilitas layak, Terminal Pondok Cabe mulai difungsikan sebagai pengganti Terminal Lebak Bulus. TEMPO/Subekti.

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Video pernikahan di atas bus yang berjalan sedang viral. Video yang diunggah oleh akun titinrachma1 sudah dilihat 2.259 kali hingga Rabu (14/7/2021) siang.

Pengunggah video adalah pengantin perempuan sendiri yang bernama asli Titin Rachmatul Ummah warga Dukuh Gesikan RT 06 RW  04, Desa/Kecamatan Sambi, Boyolali.

Sedang pengantin laki- laki adalah Angga Hayu Joko Siswoyo asal Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.  

Dalam video terlihat pasangan pengantin menjalani ijab qobul di sepanjang perjalanan antara KUA Sambi hingga Simo. Kemudian, bus balik arah dan masuk ruas tol Solo- Semarang hingga berhenti di rest area Salatiga.

“Iya, benar. Itu adalah pernikahan kami yang digelar pada MInggu (11/7/2021),” kata Angga saat dikonfirmasi pada Rabu (14/7/2021)

Dijelaskan, ide tersebut muncul lantaran rencana pernikahan terhalang adanya PPKM Darurat. Dimana hanya boleh ijab Kabul di KUA saja. Angga pun lantas memilih nikah di atas armada bus pariwisata. 

“Saya memang bekerja di ABSN Tour and Travel, dan ada ide menjual konsep Wedding On The Bus,” ujarnya.

Sayang, tak ada dana untuk membuat contoh videonya. Termasuk untuk memilih modelnya. Hingga kemudian, dia memiliki ide pernikahan di dalam bus tersebut. Ide itupun awalnya sempat ditolak orang tuanya.

“Ortu khawatir kesulitan mengajak penghulu untuk menikahkan di atas bus,” kisahnya.

Angga pun lantas mendatangi KUA Sambi pada Kamis (2/7/2021) untuk meminta izin dan merealisasikam ide tersebut. Penghulu setuju dan bersedia menikahkan. Awalnya bus hanya akan diparkir di halaman KUA.

Namun khawatir menimbulkan kemacetan, Angga lantas meminta penghulu untuk menikahkan saat bus berjalan. Usai ijab kabul, penhulu pun dikembalikan ke KUA Sambi. Lalu bus melanjutkan perjalanan ke jalan tol Solo- Semarang.

“Ada prosesi seserahan dan atur pasrah pengantin dalam perjalanan yang berisi 12 orang.  Kami juga sempat melakukan prosesi foto setiba di rest area tol Salatiga. Setelah itu, kami kembali pulang,” ujarnya. Waskita

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT