Peringatan 266 Tahun Perjanjian Giyanti, Warga Berebut Berkah Makanan GKR Mangkubumi
JOGLOSEMARNEWS.COM | 16/02/2021 21:30
Peringatan 266 Tahun Perjanjian Giyanti, Warga Berebut Berkah Makanan GKR Mangkubumi

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Puluhan warga Karanganyar berebut berkah makanan dari putri sulung raja Keraton Kasultanan Yogyakarta, GKR Mangkubumi saat acara peringatan 266 tahun peristiwa sejarah perjanjian Giyanti, Sabtu (13/2/2021).

Demikian pula, suasana sakral terjadi karena begitu antusiasnya warga menyambut kedatangan putri Sultan Hamengku Buwono X.

Rebutan berkah itu terjadi usai acara sambutan dan kirab tumpeng serta geguritan. Setelah acara tersebut, GKR Mangkubumi membagikan makanan kepada warga dan tamu yang hadir.

Dan spontan warga pun berebut makanan yang diberikan dari putri raja Jogja tersebut.

“Insya Alloh selamet makmur dari berkah putri raja. Ini bukan soal makanan tetapi ngalap berkahnya raja,” ujar Harmini (48) salah satu pengunjung usai ngalap berkah.

Harmini pun yakin dengan makanan yang diberikan oleh putri raja tersebut bisa memberikan manfaat pada keluarganya karena momentum seperti itu sangat langka terjadi.

“Ya senang dan untung bisa ngalap berkah ketemu putri raja,” tandasnya.

Adapun makanan yang diberikan tersebut berupa nasi tumpeng dan lauk serta jajan pasar dan buah-buahan. Spontan warga pun berebut makanan tersebut.

Apalagi seiring sejalan dengan GKR Mangkubumi Bupati Karanganyar, Juliyatmono  juga memberikan sajian tumpeng kepada warga dan langsung disambut jadi rebutan warga.

Kehadiran putri raja Yogyakarta,  GKR Mangkubumi disambut dengan rangkaian acara yakni kirab tumpeng serta geguritan tembang Jawa sebagai inti acara.

IMG 20210213 WA0214
GKR Mangkubumi dan Bupati Karanganyar Juliyatmono / Foto: Beni Indra

Apalagi  sambutan Bupati Karanganyar Juliyatmono pada acara tersebut sangat memukau GKR Mangkubumi dan pengunjung karena Bupati menekankan pentingnya sejarah besar yang terjadi di Karanganyar salah satunya adalah petilasan perjanjian Giyanti pada tahun 1755.

“Ini adalah saksi sejarah besar yang situsnya ada di Kabupaten Karanganyar yang harus terus kita hargai dan kembangkan,” tandas Bupati Juliyatmono.

Sementara itu GKR Mangkubumi bangga dan salut dengan komitmen Bupati Karanganyar Juliyatmono yang menjunjung tinggi sejarah dan budaya Jawa.

“Kami merasa bersyukut dan sangat apresiasi terhadap komitmen Bupati Karanganyar Juliyatmono yang luar biasa komitmennya,” ujar GKR Mangkubumi.

Menurut GKR Mangkubumi pihaknya bersama bupati menggagas pengembangan situs petilasan perjanjian Giyanti di Desa Jantiharjo tersebut. Beni Indra

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT